KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Djuanda (Unida) Bogor dalam ajang Indonesia Paku Bumi Open 13 Internasional Championship yang berlangsung di GOR Bandung Bedas, SOR Jalak Harupat, Soreang, Bandung, pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Dalam kompetisi ini, dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unida, Rijal Mahendra dan Salwa Maisya Shafwatunnisa, berhasil meraih juara 1 kategori seni tunggal putra dan putri dewasa.  

Langkah Awal yang Membanggakan 
Rijal Mahendra, mahasiswa Prodi Sains Komunikasi, mengaku sangat bahagia dengan pencapaiannya ini. Kejuaraan ini merupakan kompetisi pertamanya di dunia pencak silat, sehingga kemenangan ini menjadi langkah awal yang baik dalam perjalanannya.  

"Perasaannya tentu sangat bahagia, apalagi ini merupakan langkah awal yang baik bagi saya, karena pertandingan ini adalah perlombaan pertama yang saya ikuti," ungkapnya.  

Baca Juga: Bangun Solidaritas Untuk Bela Palestina, Mahasiswa FISIP Sains Komunikasi Gelar Seminar Student for Justice in Palestine

Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, cuaca, dan jarak selama persiapan, Rijal tetap berusaha maksimal. Dukungan dari lingkungan sekitar dan diskusi untuk mencari solusi menjadi kunci keberhasilannya.  

Perjuangan dan Dedikasi Salwa Maisya  
Senada dengan Rijal, Salwa Maisya, juga dari Prodi Sains Komunikasi, merasa bangga sekaligus semakin termotivasi untuk terus berkembang di dunia pencak silat.  

"Saya sangat bersyukur dan merasa senang bisa menang di kejuaraan ini. Rasanya campur aduk, mulai dari bangga hingga semakin termotivasi untuk terus berlatih," katanya.  

Salwa menghadapi tantangan dalam menjaga konsentrasi dan tenaga selama latihan yang cukup intens, serta membagi waktu antara kuliah dan latihan. Namun, dengan fokus, menjaga stamina melalui pola makan dan istirahat yang cukup, ia mampu mengatasi hambatan tersebut.  

Baca Juga: Tutup Tahun dengan Kebaikan: BEM FISIP UNIDA Santuni Anak Yatim dan Hijaukan Lingkungan

Dukungan IPSIDA dan Apresiasi Dekan FISIP  
Baik Rijal maupun Salwa mengapresiasi peran besar Ikatan Pencak Silat Universitas Djuanda (IPSIDA) dan kampus dalam perjalanan mereka. Dukungan dari pelatih serta motivasi yang diberikan membuat mereka semakin percaya diri dalam bertanding.  

Dekan FISIP Universitas Djuanda, Rita Rahmawati, S.Sos., M.Si., turut mengapresiasi pencapaian dua mahasiswanya ini. Ia menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih dan berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya.  

"Prestasi yang diraih oleh Rijal dan Salwa ini adalah bukti bahwa mahasiswa FISIP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan bakat dan minatnya. Kami sangat bangga atas pencapaian mereka, dan semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Universitas Djuanda di tingkat nasional maupun internasional," ujar Rita Rahmawati.  

Harapan untuk Pencak Silat Universitas Djuanda 
Ke depan, Rijal dan Salwa berharap pencak silat di Universitas Djuanda semakin berkembang dan lebih banyak mahasiswa yang tertarik untuk bergabung.  

"Harapannya, pencak silat di Unida semakin dikenal dan banyak mahasiswa yang ikut berlatih. Saya juga ingin berbagi pengalaman dengan teman-teman, supaya mereka bisa meraih prestasi lebih tinggi," ujar Salwa.  

Sementara itu, Rijal menambahkan, "Untuk mahasiswa yang baru ingin mencoba pencak silat atau sudah pernah berlatih sebelumnya, jangan ragu untuk bergabung dengan IPSIDA. Mari kita bawa nama Djuanda lebih tinggi lagi." 

Baca Juga: Luar Biasa FISIP UNIDA Raih Enam Penghargaan di SINTA Award 2024

Dengan prestasi yang terus diraih, IPSIDA dan mahasiswa Universitas Djuanda membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, semangat, dan dukungan yang tepat, prestasi gemilang bisa diraih.

(Febrian Batara Aditya Rahman)