BOGOR, CEKLISSATU – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sukagalih menggelar program edukasi gizi bertajuk “Satu Hari Dua Telur untuk Generasi Bebas Stunting” di Posyandu Merak, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, pada Kamis (7/8/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan protein hewani dalam mencegah stunting pada anak usia dini.
Acara menghadirkan dua pemateri utama, yakni Sdr. Lulu dan Rahmadina yang memaparkan manfaat konsumsi telur sebagai sumber protein hewani berkualitas, serta Dra. Ginung Pratidina, M.Si yang membawakan materi mengenai peran wanita dalam partisipasi program pembangunan.
Baca Juga: Dari Kampus ke Sekolah: Mahasiswa KKN FISIP UNIDA Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Peduli Lingkungan
“Konsumsi dua telur setiap hari sangat efektif untuk membantu tumbuh kembang anak. Telur kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh, terutama pada masa pertumbuhan. Ibu-ibu memiliki peran penting dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari,” ujar Dra. Ginung.
Kegiatan ini dihadiri oleh kader Posyandu, ibu-ibu balita, dan masyarakat sekitar. Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan demonstrasi penyajian telur yang menarik dan bergizi, serta sesi tanya jawab interaktif untuk memperdalam pemahaman.
Comment