BOGOR, CEKLISSATU-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Bogor, Hakanna sangat mengapresiasi dan mendukung dengan program “My Buddy, Stop Bullying” yang diadakan Satpol PP bekerjsama dengan Yayasan Rumah Kedua.

Bagi Hakanna program ini sangat bagus.  Karena anak-anak (siswa, red) dibekali bagaimana cara mengatasi bullying dan bagaimana jika kena bullying.

“Anak-anak akan diberikan sosialisasi terkait bagaimana bahaya bullying terhadap mental si anak. Baik yang bullying maupun yang melakukan bullying,” terang Hakanna yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Selasa (9/9) pada Ceklissatu.

Baca Juga: Majelis Taklim Ambruk di Ciomas, DPRD Kabupaten Bogor Dorong Evaluasi Konstruksi Sarana Keagamaan

Dengan adanya program ini tentunya, kata Hakanna, diharapkan bisa mengedukasi kepada anak-anak akan bahaya bullying

Ini juga menjadi salah satu ikhtiar kita, kehadiran pemerintah Kota Bogor dan DPRD dan tentunya pihak sekolah dalam membimbing anak-anak memberi edukasi, sosialisasi bukan hanya dibidang akademis tapi juga untuk kesiapan mental.

“Tentunya ini salah satu ikhtiar kita untuk mewujudkan Indonesia emas,” ujar Hakanna pada Ceklissatu.

Program ini, lanjutnya, bukan hanya akan menekan tingkat bullying di Kota Bogor tapi juga menjaga ketertiban dan kenyamanan. Karena anak-anak akan diberikan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak dari bullying ini.

Karena ada anak-anak yang belum paham bullying itu dampaknya apa. Ada juga anak-anak yang bleng tidak tahu apa itu bullying.

“Apa sih dampaknya dan bukan itu saja untuk korban bullying, yang melakukan bullying ini juga berbahaya. Untuk dia (pelaku bullying, red) tentu mendapat  saksi dan sebagainya,” imbuhnya.

Hakkana menyebut program ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah No 1 Tahun 2021. Tentunya di lingkungan pendidikan dan anak-anak sekarang harus dipersiapkan.

“Karena salah satu kaitannya dengan bullying ini yaitu dengan kenyamanan. Tentunya disini anak-anak akan diberikan sosialisasi terkait bagaimana bahaya bullying terhadap mental si anak. Baik yang bullying maupun yang melakukan bullying,” jelas Hannaka.

Ia berharap, program ini bisa berkesinambungan kesemua lembaga pendidikan tingkat SMP, SMA swasta atau negeri di Kota Bogor.