BOGOR, CEKLISSATU.COM – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengajak generasi muda di Kota Bogor untuk terus melahirkan ide kreatif dan inovatif sejalan dengan visi kota sebagai Kota Sains Kreatif yang maju dan berkelanjutan dalam RPJPD 2025–2045.

Hal itu disampaikan Dedie Rachim dalam Seminar Bisnis dan Business Innovation Competition Genovate 2026 yang diadakan di Universitas Terbuka (UT) Bogor di Gedung DPRD Kota Bogor.

Dedie Rachim menyoroti dinamika geopolitik global yang turut memengaruhi pasokan energi, khususnya minyak dan gas.

Baca Juga: Kolaborasi Program PKM UT-UNIDA Bogor Dorong Peningkatan Kualitas Kemasan dan Label Produk UMKM Desa Ciherang Pondok

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa lepas dari keterkaitan global, sehingga dibutuhkan terobosan baru dalam pengembangan energi terbarukan.

“Dan saya mendengar langsung dari Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, bahwa memang saat ini dibutuhkan sebuah terobosan batu, bagaiaman energi baru terbarukan ini bisa ctercipta sebagai alternatif dari ketergantungan bangsa kita terhadap impor bahan bakar minyak dan gas,” kata Dedi daalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, peluang tersebut sangat terbuka jika didorong oleh kreativitas dan inovasi, sebagaimana yang dilakukan negara-negara maju yang telah lebih dulu mengembangkan teknologi seperti robotika, microchip, dan berbagai temuan masa depan lainnya.

Baca Juga: Adu Kreativitas dan Inovasi Anggota Muda Pramuka SMKN 1 Bogor Gelar Tunas 14

Melalui ajang Genovate 2026, Dedie mendorong perguruan tinggi untuk terus memacu lahirnya inovasi mahasiswa yang tidak hanya sebatas ide, tetapi dapat dikembangkan hingga diproduksi dan dimanfaatkan secara luas di dalam negeri.

“Jadi paling tidak dari Bogor nanti ada temuan-temuan melalui Genovate yang inovatif dan ke depab bisa diproduksi massal serta digunakan di dalam negeri,” ujar Dedie Rachim.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, mengingat kondisi saat ini sudah mengarah pada krisis iklim yang lebih serius.

Baca Juga: Sekolah Energi Jadi Terobosan Baru Pendidikan Berbasis Lingkungan di Bogor, Herry Karnadi: Langkah Nyata Hadapi Krisis Iklim

Sementara itu, Direktur UT Bogor, Enang Rusyana menekankan, pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam menciptakan prestasi yang lebih tinggi.

Ia menyebut, dukungan Pemkot Bogor terhadap dunia pendidikan telah berlangsung sejak lama, termasuk melalui pemberian beasiswa.

“Dan Kota Bogor itu sudah mendukung kami sejaksebelum tahun 90-an. Bahkan sejak 1991 hingga saat ini, Kota Bogor selalu memberikan beasiswa untuk para mahasiswa di Bogor,” ucapnya.

Baca Juga: Tambah Profesor Baru, Unpak Bogor Optimistis Dongkrak Kualitas Riset dan Pendidikan

Ke depan, ia berharap mahasiswa kewirausahaan UT Bogor mampu memperkuat sinergi dan melahirkan berbagai ide serta inovasi yang dapat dikembangkan menjadi produk nyata dan bersaing hingga tingkat nasional.