KOTA DEPOK, CEKLISSATU.COM -- Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jumlah orang dengan demensia (ODD) di Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 2 juta pada 2030 dan meningkat hingga 4 juta pada 2050.
Melihat tren ini, edukasi preventif menjadi langkah strategis agar para lansia dapat menjalani masa tua yang aktif, mandiri, dan bermartabat.
Untuk itu, Universitas Indonesia (UI) melalui Departemen Ilmu Farmasi Kedokteran, Fakultas Kedokteran (FK) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) bertajuk Edukasi Sinergi Tanaman Obat dan Aktivitas Fisik untuk Menjaga Daya Ingat Lansia.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi kognitif lansia melalui pendekatan holistik yang memadukan pemanfaatan tanaman obat tradisional dengan aktivitas fisik terukur.
Giat Pengmas berlangsung di Kampung Lio RW19 Kecamatan Pancormas, Kota Depok, beberapa waktu lalu.
Sebanyak 60 peserta hadir yang terdiri atas 30 orang lansia berusia di atas 60 tahun beserta pendamping. Sasaran ini dipilih karena kelompok lansia merupakan populasi yang rentan terhadap penurunan fungsi kognitif seperti demensia.
Baca Juga: Alzi Chapter Depok Gandeng CAS UI Meriahkan Hari Lansia Nasional Ke-29 dan HUT Ke-26 Kota Depok
Ketua Tim Pengmas, Dr. dr. Adisti Dwijayanti menegaskan, pentingnya pendekatan proaktif dalam menjaga fungsi kognitif.
Comment