“Kami berharap selanjutnya kita dapat memanfaatkan peluang riset kolaborasi, program student mobility, dan kerja sama internasional lainnya. Ini adalah kesempatan besar bagi kita untuk memperkuat hubungan bilateral melalui dunia akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Tomoyasu Sano dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kesehatan mental memiliki indikator yang beragam, meliputi aspek emosional, psikologis, dan sosial yang memengaruhi cara individu berpikir, merasakan, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. 

Baca Juga: Fun Stage FISIP UNIDA 2025: Satu Hari Penuh Kreativitas, Keseruan dan Inspirasi!

“Memahami indikator-indikator ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menjaga kesehatan mental,” ungkapnya.