SURABAYA, CEKLISSATU -- Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menanggapi kehadiran suporter PSIM Yogyakarta dalam laga menghadapi Persebaya Surabaya mengatakan akan menyerahkan hal itu kepada komdis PSSI.
"Kehadiran suporter PSIM itu menjadi ranah Komdis PSSI. Tapi ada sisi positifnya juga ternyata meskipun mereka menang tidak terjadi apa-apa. Suporter tuan rumah juga bersikap sportif," ujarnya.
Kompetisi Super League musim 2025/2026 secara resmi mulai bergulir dengan laga pembuka mempertandingkan antara Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta
Kendati begitu, nampaknya larangan tersebut tak menghalangi niat para suporter PSIM Yogyakarta untuk datang langsung ke Surabaya.
Apalagi, ini menjadi momen bersejarah bagi Laskar Mataram yang akhirnya kembali ke kasta tertinggi di kompetisi Indonesia Super League.
Hadirnya suporter PSIM Yogyakarta dalam laga away tentunya melanggar regulasi yang diberlakukan I.League.
Tapi suasana di GBT tetap kondusif walau Persebaya menyerah dari PSIM. Pendukung Bajul Ijo, Bonek, menerima kekalahan Bruno Moreira dan kawan-kawan dengan lapang dada.
"Ya memang larangan itu kan ada. Seperti beberapa waktu yang kita putuskan, bahwa ini menjadi catatan tentunya," ujar Ferry kepada wartawan di GBT.
"Soal larangan yang dilanggar itu ada di Komdis untuk menindaklanjuti," pungkasnya.
Comment