JAKARTA, CEKLISSATU -- Bukan sekadar mengisi kursi pelatih kepala, kehadiran John Herdman di Timnas Indonesia diposisikan sebagai bagian dari proyek jangka panjang sepak bola nasional.
PSSI memberi mandat besar kepada Herdman untuk menangani Timnas Senior sekaligus U-23, membangun kesinambungan skuad, hingga memperkuat fondasi pembinaan usia muda dan kapasitas pelatih lokal.
Kontrak Herdman disusun dalam kerangka berjangka. Herdman dikontrak dengan skema 2 tahun dengan opsi perpanjangan kontrak dan diberi peran ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U-23.
Skema ini dimaksudkan untuk memastikan integrasi antara dua level tim nasional, sehingga transisi pemain muda menuju skuad utama berjalan lebih sistematis.
Herdman sendiri melihat Indonesia sebagai proyek pengembangan, bukan semata tantangan kompetitif jangka pendek. Ia menilai potensi pemain lokal dan diaspora sebagai modal besar untuk membangun sistem yang berkesinambungan.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar,” ujar Herdman, seperti dilansir dari The Canadian Press dan Toronto Star.
Herdman mengaku memiliki semangat dan komitmen yang sama dengan PSSI yang ingin menghadirkan sosok dengan kebiasaan lolos ke Piala Dunia. “Apa yang saya lihat, sumber talenta itu ada,” katanya dari Meksiko tempatnya sedang berlibur bersama keluarga.
“Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan para pemain lokal, tetapi juga memiliki kemampuan merekrut pemain berdarah campuran.”
Pendekatan jangka panjang ini mendapat sambutan dari kalangan sepak bola nasional. Legenda Timnas Indonesia, Rully Nere, menilai kehadiran Herdman membuka ruang besar bagi penguatan ekosistem kepelatihan di dalam negeri.
“Kehadiran John Herdman bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia,” ujarnya. Ia berharap program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada transfer ilmu. “Para pelatih lokal bisa menimba ilmu dari John Herdman, terutama saat ia bersama staf kepelatihannya nanti aktif dalam berbagai kursus pelatih.”
Di tingkat klub, dukungan terhadap proyek jangka panjang ini juga disuarakan. Pelatih Persija, Mauricio Souza, berharap Herdman mampu membawa dampak positif bagi masa depan Timnas. “Saya berharap prosesnya berjalan dengan baik untuk bisa masuk Piala Dunia," kata Mauricio Souza.
Melalui struktur kerja yang terintegrasi antara Timnas Senior dan U-23, kolaborasi erat dengan Direktur Teknik PSSI, serta pelibatan aktif pelatih lokal, proyek Herdman diarahkan untuk membangun sistem. Ini supaya kehadiran Herdman bisa menjadi awal pembangunan warisan buat masa depan sepak bola Indonesia.
Comment