JAKARTA, CEKLISSATU - PSSI meraih pencapaian nyata dalam  membangun federasi sepakbola modern. Salah satu melalui pengakuan resmi dari FIFA untuk National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

FIFA menetapkan keputusan ini pada Selasa (7/1), berdasarkan prinsip-prinsip dan persyaratan yang ketat dari FIFA untuk pengakuan suatu NDRC di suatu member association. 

Putusan pengakuan yang bersifat final ini dikeluarkan oleh Dispute Resolution Chamber FIFA. Lembaga NDRC ini memiliki peran sebagai lembaga yang menyelesaikan sengketa dengan metode penyelesaian sengketa arbitrase mengenai hubungan kerja dan juga stabilitas kontrak yang terjadi antara klub sepak bola dengan pemain atau pelatih.

Baca Juga: PSSI Resmi Pecat STY, Penggantinya dari Belanda

"Kerja keras Ketua dan Wakil Ketua NDRC dengan didukung penuh oleh PSSI dalam proses pemenuhan persyaratan, komunikasi dan verifikasi dengan FIFA sejak Mei 2024 sehingga akhirnya diakui oleh FIFA menjadi bukti akan komitmen PSSI dalam menerapkan aturan dan standar internasional yang telah ditetapkan FIFA dalam melakukan kontrak-kontrak pemain secara profesional yang berkompetisi di Liga 1," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (11/1).

Ya, sejak PSSI meminta PT Liga Indonesia menerapkan aturan salary cap, atau batasan gaji pemain bagi klub-klub peserta liga, kondisi sepakbola profesional di tanah air kian kondusif.  

Penetapan standar gaji dan pengeluaran klub Liga 1 yang mulai berjalan di musim 2023-2024 juga bertujuan mencegah kebangkrutan klub akibat terlalu banyak menggelontorkan dana untuk membeli dan menggaji pemain tanpa ada batasan.

Baca Juga: Hanya Lima di Seluruh Dunia, NDRC Indonesia Diakui Oleh FIFA

"Saya berharap pengakuan ini makin mendorong PT Liga Indonesia jangan lengah. Terus memperbaiki kualitas Liga karena sepakbola Indonesia terus diperhatikan dunia sehingga kita harus makin profesional dan perbaikan tanpa henti. PSSI akan terus mendukung profesionalisme dan perlindungan terhadap klub sepak bola, pemain dan pelatih" ujarnya.

NDRC memiliki tugas untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak yang dimiliki oleh pesepak bola dan pelatih sepak bola profesional. PSSI juga memiliki komite yang bertugas untuk mengawasi bahwa putusan yang telah dikeluarkan oleh NDRC Indonesia dilaksanakan oleh para klub, pemain atau pelatih yang terkait.