BOGOR, CEKLISSATU — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, memberikan apresiasi tinggi terhadap pola pembinaan berkelanjutan yang diterapkan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor. Program tersebut dinilai berhasil melahirkan prestasi sekaligus regenerasi atlet paralimpik yang menjanjikan.

Sepanjang tahun 2025, prestasi olahraga paralimpik Kabupaten Bogor tercatat sangat membanggakan. Tak hanya meraih hasil kompetitif di berbagai ajang, NPCI dan SOD juga dinilai sukses memunculkan atlet-atlet lokal baru yang siap menjadi tulang punggung prestasi masa depan.

Prestasi SOD dan NPCI Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2025 sudah sangat membanggakan. Kita juga mulai melihat munculnya atlet-atlet lokal dari beberapa cabang olahraga binaan SOD dan NPCI,” ujar Asnan AP, Selasa (7/1/2026).

Baca Juga: NPCI Kabupaten Bogor Mulai Panaskan Mesin, 70 Atlet SOD Dipanggil Menuju Peparda Jabar 2026

Keberhasilan program pembinaan tersebut bahkan menjadikan SOD NPCI Kabupaten Bogor sebagai rujukan bagi berbagai daerah di Indonesia yang ingin mengembangkan pembinaan atlet paralimpik secara terstruktur dan berkelanjutan.

Asnan berharap, sejumlah atlet binaan SOD mampu menembus skuad utama Kontingen Kabupaten Bogor yang akan tampil pada Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026. Menurutnya, potensi atlet-atlet SOD saat ini sangat besar untuk bersaing di level provinsi.