JAKARTA, CEKLISSATU  -- Gelaran Final Seri Nasional Durava Liga Anak Indonesia By Inaspro 2025 sukses diselenggarakan dengan diikuti sebanyak 92 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara puncak ini menampilkan laga-laga final di empat kelompok umur sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membina bakat muda sepak bola nasional.

Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) | Inaspro Kemenpora, Ferry Kono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta SSB yang hadir pada ajang prestisius ini. Menurut Ferry, suasana penuh kegembiraan dan semangat sportivitas yang ditunjukkan para peserta menjadi salah satu wujud keberhasilan kompetisi ini.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta SSB yang hadir pada hari ini, sebanyak 92 SSB, dan hari ini finalnya bisa teman-teman media saksikan langsung. Selebrasi dan testimoni dari anak-anak juga sangat positif, mereka senang bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah,” ujar Ferry Kono.

Ferry menegaskan bahwa pemerintah melalui LPDUK dan Inaspro berkomitmen menghadirkan event serupa secara rutin dan berkala. Tidak hanya untuk sepak bola, tetapi juga membuka peluang bagi cabang olahraga lain agar mendapat ruang pembinaan yang sama.

“Kami berkomitmen membuat event seperti ini secara berkala, dan setelah ini diharapkan cabang olahraga lain juga bisa melakukan hal serupa. Dengan begitu, pembinaan berkelanjutan bisa terus berjalan dan mata rantainya tidak terputus,” tambahnya.

Menurut Ferry, salah satu target utama ke depan adalah mengajak para penyelenggara kompetisi di seluruh Indonesia agar memiliki visi yang sama dengan pemerintah dalam melakukan pembinaan. Dengan standar kompetisi yang seragam, diharapkan akan lahir proses pembinaan yang berjenjang dan terukur.

“Selain anak-anak, kami ingin mengajak seluruh organizer agar punya visi yang sama. Dengan begitu pemerintah bersama operator daerah bisa melaksanakan hal-hal seperti ini secara merata. Nanti di tingkat nasional kita pastikan pesertanya memang hasil seleksi dari proses kompetisi daerah yang baik,” ungkap Ferry.

Meski baru diikuti oleh perwakilan dari 20 provinsi, Ferry berharap dengan publikasi luas melalui media massa, akan semakin banyak operator daerah yang siap bergabung di edisi-edisi berikutnya.

“Untuk sementara memang baru 20 provinsi yang mendekati standar yang kita inginkan. Tapi ini baru pertama kali, ke depan tentu kita berharap operator di daerah semakin banyak yang ikut setelah mendapat pelatihan standar dari kami,” jelasnya.

Selain itu, Ferry juga memaparkan bahwa setelah sukses dengan Liga Anak Indonesia berbasis SSB, pihaknya akan mengembangkan kompetisi serupa di kalangan pelajar antar sekolah. Modelnya tetap sama, yaitu sistem berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.

“Setelah ini kami akan fokus ke sekolah-sekolah. Kami ingin menghadirkan kompetisi antar sekolah dengan format yang sama tahun ini. Mudah-mudahan nanti juga didukung pemerintah daerah karena ini mewakili nama sekolah,” terang Ferry.

Ia menambahkan, cabang olahraga lain seperti bola voli, sepak takraw, dan lain-lain juga akan disasar dengan sistem serupa agar pembinaan atlet usia dini bisa merata. Harapannya, ekosistem olahraga di Indonesia makin hidup dengan keterlibatan sponsor, brand lokal, serta sektor industri pendukung lainnya.

“Itu memang menjadi arahan Mas Menteri dan Mas Wamen agar olahraga grassroots didorong terus. Supaya industrinya hidup, banyak brand masuk, kuliner ramai, merchandise laris. Ini tugas LPDUK-Inaspro untuk mendorong industri olahraga di tanah air,” tegasnya.

Ke depan, Liga Anak Inaspro juga akan melakukan penyegaran nama untuk menyesuaikan ragam cabang olahraga yang dilombakan.

“Liga Anak nanti akan lebih spesifik. Akan muncul Liga Anak Inaspro di sepak bola, di voli, di cabang lain. Dengan begitu akan terbentuk talent pool yang bisa dimanfaatkan untuk pembinaan prestasi sejak dini,” pungkas Ferry.

Hasil Final Seri Nasional Durava Liga Anak Indonesia By Inaspro 2025 sendiri tercatat sebagai berikut:

Kelompok Umur 8 Tahun
Tantowi Ahmad FC vs Imam Bonjol Padang 0-0 (pen. 5-4)

Kelompok Umur 10 Tahun
Al Furqon Musi Rawas vs Bimantara FC Batam 1-1 (pen. 3-2)

Kelompok Umur 11 Tahun
Uni Bandung 3-0 Jagakarsa

Kelompok Umur 12 Tahun
Grefoo Academy 3-0 PSDA

Dengan capaian tersebut, Liga Anak Indonesia By Inaspro 2024 berhasil menjadi wadah inspirasi sekaligus sarana pembinaan anak-anak bangsa untuk menyalurkan bakat olahraga mereka. Semangat fair play, persahabatan lintas daerah, dan pengalaman bertanding di level nasional menjadi modal berharga bagi generasi muda sepak bola Indonesia di masa mendatang.