BOGOR, CEKLISSATU -- Proyek perbaikan jalan di Jalan Roda Pembangunan (penghubung Nanggewer-Karadenan) Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor dikeluhkan warga sekitar dan pengendara yang biasa melintas di wilayah tersebut. 

Selain ada warga yang terdampak banjir akibat luapan air karena saluran air tidak berfungsi, pengendara juga harus memutar arah jalan lebih jauh lagi.

Untuk diketahui, penutupan jalan tersebut sudah dimulai sejak Minggu (08/12/2024), dan rencananya akan berlangsung selama 15 hari ke depan.

Baca Juga : Kemenkeu Sebut JHT Jadi Cara Pekerja Hidup Layak Di Hari Tua

"Kami senang perempatan ini dibeton, karena perempatan strategis ini sering rusak," ungkap Yosef warga sekitar, seperti dikutip, Rabu (11/12/2024).

"Tapi harus dipikirkan juga imbasnya, karena saluran air tidak berfungsi. Seharusnya DPUPR merekonstruksi saluran air nya dulu, kemudian tahun depan merekonstruksi jalannya," tambah Yosef.

Yosef menilai, kalau pun harus direkonstruksi ada baiknya jangan dilakukan menjelang tahun anggaran 2025 ditutup.

Karena lanjut Yosef, pada Desember ini daya beli masyarakat biasanya mulai meningkat setelah dalam empat bulan terakhir pelaku UKM di sepanjang jalan Roda Pembangunan daya beli masyarakat lesu.

Baca Juga : ICCF 2024 Hadir di Tangsel: Festival Kreatif dengan Tema Komuniti Tangguh, Komuniti Berkelanjutan 

"Harapan itu sepertinya sirna. Karena dengan adanya penutupan jalan jelang akhir tahun selama 15 hari, masyarakat dan pengguna jalan tidak bisa melintas," terang Yosef.

"Seharusnya ketika mau menyusun program pembangunan para pengambil kebijakan di Dinas PUPR Kabupaten Bogor memikirkan dampak ekonomi yang bakal muncul," beber Yosef.

Untuk diketahui, proyek perbaikan di Jalan Roda Pembangunan tersebut dianggarkan sebesar Rp199.300.000, yang bersumber dari APBD Perubahan 2024.

Proyek dengan nomor kontrak 620/A.80-33.400/TING-JLN/PPJJ-1/SPMK/DPUPR/ tanggal 29 November 2024 harus selesai dalam 25 hari kalender.