JAKARTA CEKLISSATU - Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, mengapresiasi langkah Jakarta Utara yang mendeklarasikan gerakan 100 persen pemilahan sampah dari sumber.
Menurut Diaz, deklarasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pemilahan sampah nasional mencapai 100 persen pada 2029.
"Hari ini kita menyaksikan komitmen deklarasi dari Jakarta Utara untuk memulai pemilahan sampah. Ini sangat kami apresiasi karena sejalan dengan arahan Presiden yang menargetkan pemilahan sampah 100 persen pada 2029," ujar Diaz usai deklarasi di RDF Plant Rorotan, Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara pada Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, saat ini tingkat pemilahan sampah masih berada di kisaran 26 persen, dari target antara sebesar 63,41 persen. Untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan mendorong berbagai upaya, terutama penguatan pemilahan dari hulu.
"Tanpa pemilahan di hulu, pengolahan sampah tidak bisa berjalan dengan optimal," katanya.
Selain itu, pemerintah juga akan menghentikan praktik open dumping di tempat pembuangan akhir (TPA) pada akhir Juli 2026. Per 1 Agustus, sebanyak 5.472 TPA ditargetkan tidak lagi menggunakan metode tersebut, yang diperkirakan dapat meningkatkan tingkat pemilahan sampah hingga 57 persen.
Comment