BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menangkap seorang pelaku pencurian kabel grounding di jalur kereta cepat Whoosh antara Padalarang–Tegalluar. Peristiwa ini terungkap saat tim keamanan KCIC melaksanakan patroli rutin.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa pada patroli di KM 114+300, Jalan Tipar Barat, Kabupaten Bandung Barat petugas menemukan seorang oknum mencurigakan dengan karung.
Setelah diperiksa, karung tersebut berisi 51 potong kabel grounding sepanjang 35 cm, tiga potong kabel grounding sepanjang 70 cm, satu kunci pas, dan satu pisau cutter.
Baca Juga: Libur Panjang Maulid Nabi, Penumpang Whoosh Alami Kenaikan Hingga 20 persen
"Kabel grounding adalah komponen vital yang berfungsi menyalurkan arus petir ke tanah, melindungi instalasi listrik, prasarana, dan sistem operasi kereta cepat," ungkap Eva Chairunisa, Rabu (17/9/2025).
"Jika dicuri, bisa membahayakan keselamatan perjalanan dan masyarakat sekitar jalur,” tegas Eva Chairunisa.
Eva Chairunisa mengatakan, pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Padalarang untuk proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Spesial 17 Agustus, KCIC Kibarkan Bendera Sepanjang Kereta Cepat Whoosh
Berdasarkan Pasal 362 KUHP, pelaku pencurian diancam dengan hukuman penjara paling lama lima tahun atau denda hingga sembilan ratus rupiah.
Meski terjadi pencurian, Eva memastikan operasional Whoosh tetap aman dan tidak terganggu. Petugas teknis segera melakukan perbaikan sehingga sistem pengamanan kembali normal dan perjalanan berjalan sesuai jadwal.
KCIC kini meningkatkan langkah pencegahan dengan pemasangan pagar pembatas, CCTV di berbagai titik, serta patroli setiap 500 meter di jalur kereta cepat.
Baca Juga: Libur Hari Kemerdekaan, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Capai 23 Ribu per Hari
Eva Chairunisa juga mengimbau masyarakat untuk tidak merusak atau mencuri fasilitas umum.
"Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga aset negara. Dengan bersama-sama menjaga, layanan Kereta Cepat Whoosh bisa terus berjalan aman dan lancar,” tutup Eva Chairunisa.
Comment