BOGOR, CEKLISSATU - Wakapolres Bogor, Kompol Fitra Zuanda mengungkapkan, peristiwa pembunuhan yang menghabiskan nyawa seorang pengemudi taksi online berinisial AS (37) ysng mayatnya ditemukan pada Senin 3 April 2023.
Kata dia, peristiwa itu terjadi
berawal dari rencana jahat tiga pemuda asal Jakarta berinisial MF (20) DY (25) dan JA (23).
"Sebelum beraksi, ketiganya berkumpul pada hari Minggu. Karena faktor ekonomi, mereka membuat rencana jahat, memesan taksi online dengan tujuan Rancamaya Ciawi," ungap Fitra di Mako Polres Bogor, Selasa 4 April 2023.
Baca Juga : Tiga Pemuda Asal Jakarta Ditangkap Polisi Usai Terbukti Habisi Nyawa Sopir Taksi Online
Aksi para pelaku berlangsung keesokan harinya. Setelah memesan, pengemudi taksi online pun menjemput ketiga pelaku tersebut yang telah disepakati dengan tujuan Rancamaya Ciawi.
Di tengah perjalanan, MF memaksa pengemudi atau AS untuk berhenti lantaran ingin buang air kecil. Namun permintaan tersebut ditolak AS karena posisi kendaraan sudah melewati rest area.
"Sampai area Sentul, pelaku MF mengatakan ingin kencing dan meminta korban berhenti. Namun korban tidak berhenti karena sudah lewat rest area. Kemudian pelaku MF memaksa untuk berhenti karena tidak tahan untuk kencing. Akhirnya korban memberhentikan kendaraannya sebelum keluar pintu tol Sentul Selatan," jelas Fitra.
Tak lama berhenti, MF pun kemudian langsung menjerat AS menggunakan sabuk pengaman dan menusuk korban menggunakan obeng.
"Aksi itu juga dibantu oleh DY yang menyayat leher korban menggunakan pisau kater. Begitu pun JA yang menusuk korban di bagian kepala menggunakan obeng," ungkap Fitra.
Setelah menganiaya korbannya, kemudian ketiga pelaku membuang AS ke semak-semak di pinggir Jalan Tol Jagorawi.
"Para pelaku kemudian membawa barang-barang korban termasuk mobil Daihatsu Ayla (taksi online) warna silver dengan nomor polisi D 1120 UYW," beber Fitra.
Comment