JAKARTA, CEKLISSATU — Wali Kota Jakarta Timur, Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan Pokja PWI Jakarta Timur yang dipimpin Rudolf Simbolon beserta jajaran pengurus di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (24/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Rudolf Simbolon menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat dari Wali Kota Jakarta Timur dan Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Eka Darmawan.

“Terima kasih atas Baik sekali Pak Wali Kota yang sudah bersedia menerima kami Pokja PWI Jakarta Timur,” ujar Rudolf.

Rudolf menjelaskan bahwa Pokja PWI Jakarta Timur saat ini tengah fokus menjalankan program utama bertajuk “SINERGI”, sebuah konsep kerja untuk memperkuat peran pers di wilayah Jakarta Timur. Ia juga meminta dukungan dari pemerintah kota, termasuk menyediakan ruang sekretariat untuk mendukung aktivitas organisasi.

“Dalam menjalankan tugas di wilayah kerja Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, kami menyusun program 'SINERGI' yang merupakan singkatan dari Sosialisasi, Informasi, Edukasi, Riset, Gerakan, dan Inovasi,” paparnya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi dukungan nyata bagi pemerintah kota dalam menyampaikan informasi, mengedukasi masyarakat, serta membangun kolaborasi di semua tingkatan, dari SKPD hingga pemerintahan di wilayah.

“Kami mengajak Wali Kota dan seluruh jajaran untuk bersinergi menghadirkan peran pers sebagai bagian dari kolaborasi Pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, media, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” tutur Rudolf.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyampaikan apresiasi atas gagasan dan komitmen Pokja PWI Jakarta Timur dalam membangun kemitraan yang konstruktif.

“Terima kasih atas kunjungan Pokja PWI Jakarta Timur. Bagi kami, pers adalah sahabat yang harus dijaga, bukan musuh yang harus dihindari. Tanpa pemberitaan dari teman-teman media, masyarakat tidak akan mengetahui apa yang kami kerjakan sehari-hari,” ujar Munjirin.

Terkait izin ruang sekretariat, Munjirin memastikan pemerintah kota siap memfasilitasi.
“Nanti kita komunikasikan lebih lanjut, mungkin dengan Sekko Jakarta Timur, terkait ruangan yang bisa ditempati Pokja nantinya,” tutup Munjirin.