BOGOR, CEKLISSATU - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya menyetujui pengelolaan sekolah di tingkat Menengah Atas dikembalikan ke pemerintah daerah. Ini untuk memudahkan koordinasi dalam menekan angka tawuran pelajar.
Pria yang akrab disapa kang Emil ini cenderung setuju apabila pengelolaan pendidikan nantinya akan melalui dinas pendidikan di kota/ kabupaten.
“Secara pribadi saya cenderung setuju. Karena dulu waktu saya jadi Wali Kota Bandung lebih dekat koordinasi teknisnya dan saat pindah ke provinsi memang agak jauh," ucap Ridwan Kamil saat berkunjung di Cigombong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 31 Maret 2023.
Untuk pengelolaan pendidikan baik itu di bawah pemerintah provinsi atau kota maupun kabupaten, semua harus ada perbaikan dan dapat meningkatkan kualitas siswanya.
"Yang penting adalah kembali atau tidak kembali. Tapi kalau teruji ada kenaikan kualitas, ya pertahankan. Kalau ternyata ada masalah, perbaiki," kata Emil.
Dia pun menginginkan kualitas pendidikan di Jawa Barat menjadi nomor satu di Indonesia.
"Hidup ini adalah perjanjian, kesepakatan, yang terpenting mah kualitas pendidikan nomor satu, jangan disepelekan," ucap Ridwan Kamil.
Sedangkan Wali Kota Bima Arya justru sudah berharap sedari jauh hari namun untuk merubah itu harus ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi.
“Kewenangan besar tapi infrastruktur dan SDM lemah. sehingga koordinasi terkendala,” ujar Bima Arya.
Ditanya sanksi apa yang seharusnya diberikan kepada sekolah yang muridnya terlibat aksi tawuran, Bima menegaskan sanksi berupa teguran sampai penutupan.
Comment