JAKARTA, CEKLISSATU - Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih terus memperkuat perlindungan bagi pekerja formal maupun informal dengan menjalin kerja sama strategis bersama Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih, Indra Iswanto, mengatakan kerja sama tersebut menambah jaringan fasilitas kesehatan yang siap memberikan layanan medis bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Dengan bergabungnya RS Islam Jakarta Cempaka Putih sebagai PLKK, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat dan optimal saat mengalami kecelakaan kerja,” ujar Indra.

Indra menjelaskan, kerja sama ini sangat penting untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi pekerja dari berbagai sektor, termasuk petani, nelayan, pekerja tambang, hingga pengemudi ojek daring. Seluruh peserta yang terdaftar aktif dapat langsung memperoleh penanganan medis di rumah sakit mitra tanpa khawatir terhadap pembiayaan.

Baca Juga: 71.292 Warga Kota Bandung Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Dinsos Terus Lakukan Proses Reaktivasi 

Menurut Indra, BPJS Ketenagakerjaan terus membuka peluang kerja sama dengan fasilitas kesehatan yang memenuhi persyaratan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan peserta memperoleh layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. “Hampir seluruh rumah sakit telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan kami selalu terbuka bagi rumah sakit lain yang ingin bergabung sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Indra.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan menyeluruh melalui sejumlah program, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja berlaku sejak peserta berangkat kerja, selama perjalanan, berada di lokasi kerja, hingga menjalankan tugas dinas luar. “BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memastikan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga tidak mampu bekerja kembali atau meninggal dunia tetap mendapatkan haknya, termasuk santunan dan beasiswa pendidikan bagi anak peserta,” ujar Indra.

Sementara itu, Direktur RS Islam Jakarta Cempaka Putih dr. Pradono Handojo, MBA, MHA, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung perlindungan pekerja. “Rumah sakit siap melayani pekerja yang mengalami kecelakaan kerja maupun membutuhkan layanan kesehatan lainnya,” ujar Pradono.

Pradono menjelaskan RS Islam Jakarta Cempaka Putih memiliki tenaga medis dan fasilitas penunjang yang memadai, termasuk dokter mata yang siap dihubungi 24 jam serta dokter ortopedi profesional. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu pekerja, khususnya di sektor informal, memperoleh layanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas.