BANDUNG, CEKLISSATU - 2 lansia M dan L, tega melakukan tindak asusila ke seorang bocah 11 tahun di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan, korban tindak asusila itu merupakan cucu kedua lansia itu.

Motif kedua lansia itu tergiur oleh korban bocah yang saat ini duduk di bangku kelas 4 SD, sehingga tega melakukan tindak asusila.

Baca Juga : Sita 217.475 Jamu Ilegal di Bandung dan Cimahi, BPOM Sebut Nilainya Capai Rp8,1 Miliar

"Korban sudah diamankan keluarganya, selama ini dia tinggal di rumah tersangka," ucap dia, Senin 7 Oktober 2024.

Tri menyebut, M melakukan perbuatan bejat kepada cucunya sejak November tahun 2023. Sedangkan L mencabuli korban 10 kali sejak dititipkan ibunya karena merantau.

Ia menuturkan, kedua tersangka mengiming-imingi uang kepada korban hingga akhirnya melakukan akasinya itu.

Baca Juga : Putri Jatim Juara Pul Y, dan Sulteng Runner-up di Piala Kapolri 2024

Aksi bejat tersebut terbongkar setelah korban menceritakan kejadian yang menimpanya ke kakaknya.

Tri merasa prihatin atas banyaknya kasus tindak asusila yang menimpa anak di bawah umur. 

Ia mengimbau orang tua untuk aktif memberikan perhatian kepada anak dan tidak percaya kepada orang yang baru dikenal.

Baca Juga : Bismo Kerja Keras, Richie Mulus di Kejuaraan Dunia Junior 2024

"Orang tua wajib menjaga anak agar tidak menjadi korban berikutnya," ucap dia.

Tri menambahkan, terdapat 87 kasus tindak asusula yang menimpa perempuan dan anak sepanjang tahun 2024. 

Kasus kekerasan terhadap anak biasa dilakukan oleh orang terdekat korban baik itu masih ada hubungan keluarga atau tetangga.

Baca Juga : Bismo Kerja Keras, Richie Mulus di Kejuaraan Dunia Junior 2024

"Faktor yang menyebabkan kasus itu terus terjadi karena korban cenderung memiliki ketergantungan pada orang tua serta kebutuhan ekonomi dan faktor pendidikan," kata dia.

M dan L mengakui telah mencabuli korban yang sudah dianggap sebagai cucunya sendiri. 

"Saya melakukan itu karena dorongan hasrat, sekarang jadi menyesal," kata M.