Sejak 2020, Oka Sugawa dipercaya sebagai Duta Sampah. Peran ini dimulainya setelah diajak Ketua RT 09 Kelurahan Cilandak Timur, Pak Jayadi, untuk ikut kegiatan bersih-bersih. Sebagai publik figur, Oka merasa bertanggung jawab memberikan contoh nyata.
Di lokasi syuting, ia aktif memilah botol plastik, kertas skenario, dan kaleng aluminium. "Kaleng Fanta dan Coca-Cola itu bisa dijual Rp100 per kaleng. Hasilnya kecil, tapi dampaknya besar kalau dilakukan bersama-sama," tegasnya.
Daur Ulang, Edukasi, dan Inisiatif Ekonomi Sirkular
Tak hanya sebatas memilah sampah, Oka terlibat dalam edukasi warga mengenai daur ulang. Bersama komunitas RT 09, ia mempelajari pengolahan plastik menjadi kursi dan paving block seperti di Tegal. Ia juga mengampanyekan cara aman membuang sampah berbahaya seperti pecahan kaca, demi keselamatan petugas kebersihan.
“Kalau kita rajin pilah sampah, potensi banjir di Jakarta bisa dikurangi. Sampah yang menyumbat saluran air itu bahaya,” tuturnya.
Kesimpulan: Sosok Serbabisa yang Menginspirasi
Kisah Oka Sugawa membuktikan bahwa belajar dan beradaptasi adalah kunci keberhasilan di berbagai bidang. Dari layar kaca ke dapur kafe, dari lintasan motor antik ke panggung edukasi lingkungan, Oka menjalani semuanya dengan semangat belajar dan kepedulian sosial.
“Saya ingin hidup saya bermanfaat, bukan hanya di layar, tapi juga di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Comment