JAKARTA, CEKLISSATU - BPJS Ketenagakerjaan melalui cabang Plaza BP Jamsostek secara resmi menyerahkan sertifikat kepesertaan bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang bertugas di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada Kementerian Perhubungan RI. 

Acara pemberian sertifikat ini berlangsung di Ruang Selangor Lantai 3, Penang Bistro Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh para perwakilan BPJS Ketenagakerjaan serta pejabat dari Sesditjen Perhubungan Laut.

Kepala Kantor Cabang Plaza BP Jamsostek, Suhuri mengatakan bahwa pentingnya langkah ini sebagai wujud komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada PPNPN

Baca Juga : Sekjen PESTI: Semoga Ilmu yang Didapat Berdampak Positif untuk Kemajuan Soft Tennis  di Indonesia

"Hari ini kami menyerahkan sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada PPNPN di Ditjen Perhubungan Laut. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa mereka terlindungi dengan baik selama menjalankan tugas di Ditjen Perhubungan Laut," ucap Suhuri pada Selasa, 9 Juli 2024.

Suhuri menyebut bahwa penyerahan sertifikat kepesertaan ini menandai dimulainya perlindungan jaminan sosial bagi sekitar 103 PPNPN di Ditjen Perhubungan Laut.

Adapun PPNPN ini, lanjutnya, tercakup dalam dua program jaminan sosial utama yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sesditjen Perhubungan Laut, masih kata Suhuri, dalam kerjasama ini memberikan respons yang positif dan dukungan yang tinggi bahwa program jaminan sosial sangat dibutuhkan untuk menjaga kesejahteraan dan keamanan PPNPN dalam melaksanakan tugasnya.

"Ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa semua PPNPN di Ditjen Perhubungan Laut mendapatkan perlindungan dapat perlingungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Suhuri.

Suhuri menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama dengan Ditjen Perhubungan Laut dalam hal penyuluhan, edukasi, serta pengawasan terkait program jaminan sosial. 

"Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh PPNPN di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan manfaat dari kepesertaan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan," imbuh Suhuri.

"Kami akan terus bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Laut untuk menyediakan pendampingan yang diperlukan serta memastikan bahwa setiap PPNPN dapat mengakses program jaminan sosial dengan mudah dan optimal," tambah Suhuri.

Suhuri berharap bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi PPNPN.

Kemudian, sambung Suhuri, ke depan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Ditjen Perhubungan Laut untuk bisa turun bersama memberikan sosialisasi dan edukasi di setiap UPT untuk mengikutsertakan PPNPN-nya dalam program BPJS Ketenagakerjaan

"Wujud dari upaya peningkatan kerjasama ini tentunya kita akan terus bersama-sama melakukan monitoring dan evaluasi serta keberlanjutan edukasi. Yang paling penting tugas utama BPJS Ketenagakerjaan ini memberikan layanan bagi siapapun yang memang harus terlindungi program jaminan sosial," tandas Suhuri.