BOGOR, CEKLISSATU.COM - BPBD Kota Bogor terus memperkuat komitmennya menjadikan Kota Bogor sebagai wilayah tangguh bencana

Dalam momentum Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2025, BPBD Kota Bogor melaksanakan aksi bebersih Sungai Cibalok dan penanaman pohon di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (12/10/2025). 

Kegiatan mitigasi non-struktural itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan siap menghadapi potensi bencana di masa depan.

Baca Juga: Ciptakan Mitigasi Bencana di Tingkat Keluarga, Pemkab Bogor Sinergi dengan TP-PKK Luncurkan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana

Lebih dari 150 peserta dari berbagai instansi, organisasi, dan relawan turut berpartisipasi aksi bersih-bersih sungai dan wujudkan kota tangguh bencana.

Kepala Pelaksanan BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko menjelaskan, bahwa mitigasi non-struktural merupakan pendekatan penting dalam penanganan risiko bencana yang menitikberatkan pada perilaku, kesadaran, dan kolaborasi masyarakat.

"Mitigasi non-struktur ini adalah upaya yang berfokus pada perubahan perilaku dan kepedulian. Dengan membersihkan sungai dan menanam pohon, kita bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga menyiapkan masyarakat agar lebih tangguh menghadapi bencana," kata Dimas.

Baca Juga: Lakukan Mitigasi, Pemkot Bandung Gelar Simulasi Tanggap Bencana

Ia menekankan, bahwa kesiapsiagaan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pihak swasta.

"Ketika berbicara kebencanaan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi semua pihak," ujarnya.

BPBD Kota Bogor berharap kegiatan tersebut menjadi pemicu gerakan mitigasi yang lebih luas di masa mendatang, sejalan dengan visi Kota Bogor sebagai kota tangguh bencana.

Baca Juga: PT Praisindo Teknologi Gelar Aksi Bebersih Sungai Ciliwung Tebar Benih Ikan, dan Donasi Peralatan Keselamatan Sungai untuk Anak-Anak

"Langkah kecil ini semoga menjadi pemicu upaya mitigasi yang lebih masif ke depan," pungkasnya.