BOGOR, CEKLISSATU - Universitas Pakuan  (Unpak) kembali menyelenggarakan Sidang  Terbuka Senat  Universitas Pakuan  dalam rangka Wisuda  Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya  Gelombang II Tahun  2026  di Grand  Ballroom Gedung Puri Begawan.

Sebanyak 713 lulusan resmi dikukuhkan sebagai alumni baru  yang  siap mengabdikan ilmu  pengetahuan bagi  masyarakat, bangsa, dan negara. Pada Wisuda  kali  ini, para lulusan berasal dari  18 provinsi dan lebih  dari  35 kabupaten/kota di Indonesia, dengan jumlah terbanyak berasal dari  Bogor,  Sukabumi, Depok, Tegal,  dan Bekasi.

Pada wisuda kali  ini, sebanyak 713 lulusan berasal dari  berbagai jenjang pendidikan, terdiri atas  Program Doktor (S3) sebanyak 30 orang, Program Magister (S2) 104 orang, Fakultas Hukum 63 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis  129 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu  Pendidikan 37 orang, Fakultas Ilmu  Sosial dan Ilmu  Budaya 137 orang, Fakultas Teknik  41 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu  Pengetahuan Alam  141 orang, serta  Sekolah  Vokasi  31 orang.

Unpak  juga  memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik pada  setiap jenjang pendidikan. Untuk Program Sarjana, predikat lulusan terbaik diraih Bernadette Alice Gavrila dari  Program Studi  Ilmu  Komunikasi dengan IPK sempurna 4,00.

Baca Juga: Unpak Gelar Wisuda S1 hingga S3 Diikuti 575 Wisudawan dan Wisudawati

Pada Program Magister, penghargaan diberikan kepada Heriyanto dari  Program Studi Manajemen Pendidikan dengan IPK 4,00.  Sementara itu,  lulusan terbaik Program Doktor diraih Isbat  dari  Program Studi  Ilmu  Manajemen dengan IPK 3,99,  sedangkan Program Diploma diraih Salsabila Ainun  Zahra Wahid  Putri  dari  Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,98.

Selain  prestasi akademik, wisuda kali  ini juga  memperlihatkan semangat belajar lintas generasi. Wisudawan termuda Program Sarjana dan Diploma sama-sama berusia 20 tahun, sedangkan pada  Program Doktor terdapat lulusan yang  berhasil menyelesaikan studi pada  usia 68 tahun.

Dari  sisi capaian akademik, sebanyak 354 lulusan atau  49,6  persen berhasil meraih predikat dengan IPK tinggi sesuai  standar universitas. Selain  itu,  514 lulusan atau  72,1 persen berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Berdasarkan hasil  penelusuran awal,  33,5  persen lulusan telah bekerja, 2,9 persen memilih berwirausaha, dan 1,9 persen melanjutkan pendidikan.