BOGOR, CEKLISSATU.COM - Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon di kawasan Pakansari, Cibinong, Rabu (10/12/2025).

Dalam kunjungannya, Dahnil menyatakan, dukungan penuh terhadap rencana Pemkab Bogor membangun hotel haji dan mengupayakan hadirnya embarkasi haji di Kabupaten Bogor.

“Saya tentu bangga sekali, terima kasih kepada Bupati Bogor, Pak Rudy Susmanto yang menginisiasi pembangunan masjid, kemudian hotel haji yang hari ini mulai digagas,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga: Masjid Raya Pakansari Cibinong Capai 93 Persen, DPKPP Sebut Sesuai Target Bisa Digunakan di Akhir Desember Ini

Ia menjelaskan, bahwa proses pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon ditargetkan rampung pada akhir 2025, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan hotel haji pada 2026.

“Masjid 2025 selesai, 2026 akan mulai pembangunan hotel haji. Pak Bupati sudah menjelaskan detailnya kepada saya dan kami akan mempertimbangkan supaya 2027 Kabupaten Bogor punya embarkasi sendiri,” jelas Dahnil.

Dahlil mengatakan, bahwa embarkasi haji Bogor nantinya dapat melayani jamaah Kota Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Depok.

Baca Juga: Kemenhaj Kabupaten Bogor Seleksi 200 Peserta Calon PPIH Arab Saudi Untuk Pelaksanaan Haji 2026

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, rasa terima kasih atas kedatangan Wamen Haji dan Umroh untuk meninjau langsung rencana pengembangan kawasan layanan haji di Pakansari.

Rudy menegaskan, bahwa pembangunan pusat layanan haji memerlukan dukungan penuh kementerian terkait agar konsep embarkasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Kita membangun infrastruktur sebaik apa pun, kalau untuk pusat layanan haji tentu butuh penetapan dari kementerian haji dan umroh,” kata Rudy.

Baca Juga: Masjid Raya Pakansari Kabupaten Bogor akan Dilengkapi Hotel Haji, DPKPP: Pembangunan Dimulai 2026

Ia memastikan, Pemkab Bogor siap mempersiapkan seluruh kebutuhan pendukung untuk menghadirkan fasilitas terbaik bagi jamaah.

Bupati juga menegaskan bahwa arahan pemerintah pusat akan menjadi landasan dalam mengembangkan kawasan ibadah sekaligus pusat ekonomi masyarakat.

“Pak Presiden selalu menekankan bahwa jadikan tempat ibadah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Rudy.