KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menindaklanjuti laporan warga terkait penumpukan sampah di aliran irigasi Setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, pada Selasa (14/10/2025).

Ketua Tim Pelayanan dan Persampahan DLH Kabupaten Bogor, Freedi mengatakan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya informasi dari masyarakat mengenai penumpukan sampah tersebut.

“Kita merasa terbantu dengan informasi adanya penumpukan sampah, cuman ini tidak bisa diselesaikan hari ini, karena mengingat memang medan air yang di bawah itu kenceng banget,” ujar Freedi kepada ceklissatu.com di lokasi, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Solusi Penanganan Sampah Ramah Lingkungan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Dukung Penuh Proyek PSEL

Freedi menjelaskan, timnya tetap optimis penanganan tumpukan sampah itu bisa diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kita tetap optimis bahwa ini akan selesai, cuman tidak bisa hari ini,” katanya.

Menurutnya, proses pembersihan diperkirakan memakan waktu antara satu hingga tiga hari, tergantung kondisi di lapangan.

Baca Juga: Atasi Darurat Sampah, Pemkot Bandung Genjot Penggunaan Insinerator Ramah Lingkungan

“Satu sampai tiga hari insyaallah kita selesaikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, tumpukan sampah tersebut sudah terjadi sejak sekitar tiga bulan lalu. 

Sebelumnya, DLH juga sempat melakukan pembersihan besar dengan mengangkut hingga sepuluh truk sampah menggunakan alat berat.

Baca Juga: DLH Kabupaten Bogor Akan Sediakan Bank Sampah Mulai dari Kantor Pemerintah hingga Tingkat RT

“Tiga bulan an, tiga bulan kemarin kita ngambil sampah di sini sampai 10 truk pake alat berat,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Freedi menduga sebagian besar sampah berasal dari pengunjung sekitar Setu Cikaret.

“Karena itu bisa terlihat oleh kita, ini sampah-sampah seperti orang-orang kunjungan. Setu Cikaret kan banyak yang nongkrong tuh,” tuturnya.

Baca Juga: Warga Keluhkan Dampak ke Sawah, DLH Bogor Tindaklanjuti Pengurugan Tanah di Jasinga

Dalam operasi kali ini, DLH Kabupaten Bogor mengerahkan sekitar 30 personel dan satu truk pengangkut sampah

lroses pembersihan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan menggunakan alat berat.

“Saat ini satu truk dulu, kemungkinan ini bisa kita lanjut besok atau lusa. Ini kita perlu alat berat. Kalau pakai manual begini pasti lama,” tandasnya.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Perbaiki Sistem Persampahan 

Selain melakukan pembersihan, Freedi juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

“Adapun himbauan untuk masyarakat, mohon untuk mengelola sampahnya sejak dini atau dikelola dari rumah, dipilah mana yang bisa dipisahkan, sampah basah dan sampah kering,” pungkasnya.