KOTA BOGOR, CEKLISSATU.COM - Simpang siurnya terkait informasi pembukaan jalan penghubung antara wilayah Batutulis dan Cipaku membuat warga sekitar geram. Hal ini dampak dari tidak adanya kejelasan atas kepastian tanggal kapan jalan ini bisa digunakan. 

Ramai bincang jalan yang diperuntukan khusus untuk kendaraan roda dua ini dapat digunakan pada tanggal 18, 19 dan 20. Informasi ini menurut warga didapat dari media sosial yang menyebutkan tanggal tersebut, namun kenyataannya hoax atau berita bohong. 

"Tidak tahu ini kapan dibuka jalannya, padahal pengerjaan terlihat sudah beres, katanya sih bisa digunakan antara tanggal 18, 19 dan 20, info ini saya dapat malah dari media sosial. Dan entah darimana info ini dapatnya, sementara warga sudah banyak yang lalulalang disini menanyakan hal serupa," ujar Sartono warga terdampak kepada Ceklissatu.com, Rabu (20/08/2025). 

Dampak dari longsornya jalan ini sudah terlalu banyak merugikan warga. Mulai dari kebisingan yang diakibatkan motor keluar masuk kedalam gang. Hal ini sudah berjalan selama kurang lebih enam bulan lamanya. 

Baca Juga: Usai Perayaan HUT RI ke 80, Wali Kota Bogor Targetkan Jalan Raya Batu Tulis Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

"Saya sudah tidak tahu harus bagaimana lagi, kebisingan yang saya rasakan selama enam bulan tidur tidak pernah nyenyak. Belum lagi ada warga yang sakit di Gang dilewati motor, lama lama kasian," lanjutnya. 

Menanggapi pemberitaan informasi pembukaan jalan Batutulis yang akan segera dibuka sekitar tanggal 18 – 19 Agustus 2025, Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, ternyata sampai saat ini pengerjaan turap belum rampung yang ditargetkan selesai 10 hari pasca pemberitaan sebelumnya atau setelah perayaan kemerdekaan RI.

Tebingan dengan kondisi yang curam ini sangat membahayakan pengguna jalan apabila turap tidak segera terselesaikan meskipun memang jalan untuk roda dua telah rampung pengerjaannya.