KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM — Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menghadiri rapat kerja sama peningkatan ruas jalan Kabupaten Bogor yang melintasi kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, di Direktorat Perencanaan Konservasi, Kementerian Kehutanan, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan, pentingnya pembangunan yang berbasis konservasi dan kolaborasi lintas sektor.
Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa kawasan Halimun Salak telah lama dirancang sebagai pusat pertumbuhan baru di sektor pariwisata, selain kawasan Pangrango.
"Sejak awal tahun 2000-an, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berupaya mengalihkan beban wisata dari Pangrango ke Halimun Salak dengan pendekatan yang lebih lestari," ungkap Ajat Rochmat Jatnika.
Baca Juga: Kabel Udara Ditata, Pemkab Bogor Ingin Wujudkan Lingkungan Kota yang Indah dan Aman
Sekda menekankan bahwa konsep Geopark Halimun Salak bukan hanya pelestarian alam, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat sekitar.
Proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan dari Malasari ke perbatasan wilayah diharapkan mampu membuka akses tanpa merusak ekosistem yang ada. Pembangunan ini juga didorong agar memiliki payung hukum yang jelas serta dilakukan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian.
Ajat Rochmat Jatnika juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan, khususnya dalam hal konservasi satwa seperti Elang Jawa, yang saat ini sedang dalam proses pelepasliaran sebagai bagian dari program pelestarian.
Comment