BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bogor terus menggencarkan program Aksi Bergizi sebagai strategi menurunkan angka stunting dan anemia di kalangan remaja. 

Aksi Bergizi yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin itu melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta mitra swasta seperti Kalbe dan Kimia Farma.

Menurutnya, Aksi Bergizi tidak hanya menekankan pentingnya pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi, tetapi juga menjadi strategi penting dalam penanganan kasus anemia dan pencegahan stunting di Kota Bogor.

Baca Juga: Cegah Anemia dan Stunting, Dinkes Kota Bogor Kampanyekan Makanan Bergizi ke SMKN 3

Jenal mengatakan, 19 persen remaja putri di Kota Bogot mengalami anemia, sehingga dengan adanya Program Aksi Bergizi, salah satunya gerakan minum tablet penambah darah di setiap sekolah.

"Ini adalah langkah yang sangat strategis. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat, tapi di masa depan sangat besar, terutama bagi calon ibu agar sehat, kuat, dan tidak kekurangan darah," ujarnya di SMKN 3 Kota Bogor.

Jenal menambahkan, dengan adanya Program Aksi Bergizi dapat mewujudkan zero stunting di Kota Bogor.

Baca Juga: Dulu Masuk 15 Besar Tertinggi, Babakan Asih Jadi Contoh Sukses Penurunan Stunting di Kota Bandung

"Semoga dengan kolaborasi semua pihak, dan program Aksi Bergizi bisa berjalan di semua sekolah, dan ke depan bisa mewujudkan zero new stunting di Kota Bogor," tutup Jenal.