KOTA BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan rangkaian memperingati Hari Pahlawan 2025. Di antaranya, apel bersama di Plaza Balai Kota, melaksanakan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, dan ditutup Penanaman pohon di Kompleks Istana Bogor, Senin (10/11/2025).

Upacara ziarah dipimpin Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, dengan Komandan Upacara Mayor Inf Joko Mulyanto dan Perwira Upacara Mayor Inf Aris Nazarudin.

Pasukan upacara terdiri dari unsur TNI-Polri, Korpri, KNPI, pelajar, Kwarcab Pramuka, Pepabri, LVRI, serta jajaran Pemerintah Kota Bogor.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Terinspirasi Semangat Pahlawan untuk Terus Berjuang Melayani Rakyat

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Bogor.

“Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel di Plaza Balai Kota Bogor, dilanjutkan apel ziarah nasional, tabur bunga di TMP Dreded, dan penanaman pohon di kompleks Istana Bogor,” ungkap Dedie Rachim.

Dalam apel di Balai Kota, Dedie juga membacakan sambutan Menteri Sosial RI, yang menekankan pentingnya kontribusi seluruh elemen bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di TMP Pondok Rajeg

“Perjuangan dulu tidak mudah, penuh cucuran keringat, darah, dan air mata. Sekarang perjuangan lebih mudah, tapi semangat juang dan tekad membangun bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera harus terus kita lanjutkan melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya. 

IMG_20251110_133525.webp
HARI PAHLAWAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan rangkaian memperingati Hari Pahlawan 2025. Di antaranya, apel bersama di Plaza Balai Kota, melaksanakan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, dan ditutup Penanaman pohon di Kompleks Istana Bogor, Senin (10/11/2025). FOTO: ACHMAD JUMAEDI/CEKLISSATU.COM

Dedie Rachim menegaskan, semangat persatuan dan gotong royong perlu terus dijaga.

“Jangan terpecah karena perbedaan pendapat. Semua harus berpikir bagaimana membangun bangsa ini menjadi lebih baik,” ujarnya.