"Kita Pemkab Bogor dan Pemkot Bogor beberapa hari terakhir dan hari ini pun kita melanjutkan rapat teknis antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten dan Kota Bogor untuk menyusun konsep bersama," terang Rudy Susmanto.

"Kita pada prinsipnya ingin wish energy, dan tujuannya TPA Galuga akan dikelola seperti apa. Tentunya Pemkab Bogor di beberapa hari terakhir kita sudah mulai penataan sanitasi lebih dulu di awal," tegasnya.

Baca Juga: Monitoring Center for Prevention Pemkab Bogor Meningkat, KPK: Langkah Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sementara itu untuk Citeureup penataan PKL dilakukan bukan oleh Pemkab Bogor. Ini yang merupakan apresiasi terbesar. Jadi dari kesadaran masyarakatnya ingin ada sebuah perubahan, menginginkan lingkungan yang bersih, sehat, maka Pemkab Bogor mengiringi, menyertai, dan membantu.

"Perumda Pasar Tohaga memfasilitasi PKL yang masih ada di jalan untuk pindah ke dalam. Sehingga pada saat pindah ke dalam, hari ini kita bisa melihat ruas jalur jalan Mayor Oking, lalu ada beberapa ruas jalan lainnya mulai terbuka dan bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat," ucap Rudy Susmanto.

Untuk diketahui, launching Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat diisi dengan berbagai kegiatan. Dimulai apel pagi, monitoring kegiatan gotong royong yang tersebar di 14 titik, kunjungan stand pelayanan publik, pembagian doorprize, hingga makan siang bersama.

Baca Juga: Belasan Bangunan Liar di Pasar Ciluar Ditertibkan Pemkab Bogor, Penataan Kawasan Cibinong Raya

Hadir dalam giat tersebut Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Para Kepala Perangkat Daerah, Direktur Rumah Sakit, Para Direktur BUMD, Camat Citeureup, Kepala Desa Se-Citeureup.