BOGOR, CEKLISSATU.COM - Aroma kopi semerbak menyambut pengunjung yang memadati Lapangan Sempur, Kota Bogor, Sabtu (23/8/2025), dalam pembukaan Festival Kopi Legendaris yang diresmikan langsung oleh Danrem 061/Suryakencana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi.

Ia mengatakan, bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan hasil dari rangkaian panjang perjuangan, kreativitas, dan seni, mulai dari petani di hulu hingga barista yang menyulapnya menjadi karya yang memukau.

"Pahlawan sejati di balik setiap kopi yang berkualitas adalah mereka yang setiap hari bangun sebelum fajar, merawat, memetik, dan memproses biji kopi dengan penuh ketelitian," ungkap Brigjen Faisol saat membuka Festival Kopi Legendaris.

Baca Juga: Festival Kopi Legendaris Menjadi Moment Bersejarah di  Kota Bogor

Menurutnya, Festival Kopi Legendaris ini menjadi panggung untuk mengenal lebih dekat siapa saja yang terlibat dalam proses panjang secangkir kopi yang sering kita nikmati tanpa banyak tahu kisah di baliknya.

Lebih dari sekadar pameran dan penjualan produk kopi, Festival Kopi Legendaris menyuguhkan sebuah perayaan budaya. Di acara ini, pengunjung tidak hanya menikmati kopi dari berbagai daerah, tapi juga menyaksikan pertunjukan latte art, berbincang langsung dengan para petani kopi, hingga menyaksikan proses sangrai dan seduh manual secara langsung.

"Festival Kopi Legendaris oni juga adalah bentuk apresiasi terhadap seni para barista, yang mengubah kopi menjadi pertunjukan visual dalam setiap cangkirnya. Susu adalah catnya, dan gelas adalah kanvasnya," ujarnya.

Baca Juga: Teras Pojok Resto & Farm, Bisa Jadi Tempat Nongkrong Serasa di Halaman Rumah Sendiri

"Bahwa sejak berabad-abad yang lalu kedai kopi telah menjadi tempat lahirnya ide-ide besar, tempat diskusi tempat merajut hubungan, kopi memiliki kekuatan untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang,” tambahnya.

Selama dua hari penyelenggaraan, Festival Kopi Legendaris Bogor menyajikan beragam kegiatan mulai dari coffee cupping, workshop seduh manual, hingga diskusi publik bersama pelaku industri kopi nasional.

Festival tersebut juga melibatkan komunitas pecinta kopi, UMKM kopi lokal, serta pelaku seni dan kreatif yang menghadirkan kolaborasi menarik antara kopi dan budaya.

Baca Juga: Malam Kemerdekaan, Walikota Bogor Dedie Rachim dan Danrem Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Di penghujung sambutannya, Brigjen TNI Faisol menyampaikan harapan besar agar kopi Bogor semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dunia.

"Dunia harus tahu, bahwa kopi terbaik bukan hanya dari Brazil atau Colombia, tetapi dari Bogor, Indonesia," tegasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para petani, pelaku usaha kopi, barista, sponsor, serta panitia yang telah bekerja keras mewujudkan Festival Kopi Legendaris hari ini.

"Selamat merayakan budaya kopi. Selamat menikmati dan mengikuti Festival Kopi Legendaris dari Bogor untuk Indonesia," tutupnya.