BOGOR, CEKLISSATU.COM – Gempa susulan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bogor usai gempa bermagnitudo 4,0 yang tercatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu (20/9/2025) pukul 23.47 WIB.
Data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Bogor mencatat, warga di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang menjadi yang terdampak paling signifikan dari gempa susulan.
Staff Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin mengataka, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah pengungsi.
Baca Juga: Warga Purasari Dirikan Tenda Darurat Antisipasi Gempa Susulan yang Terus Berulang di Bogor
“Masih dalam pendataan, ada yang mengungsi,” ujarnya saat dihubungi Ceklissatu.com, Minggu (21/9/25).
Menurut Jalal, gempa yang membuat warga mengungsi merupakan gempa susulan yang terjadi pada malam sebelumnya.
“Iya gempa susulan,” kata Jalal.
Baca Juga: Gempa Kembali Guncang Sukabumi dengan Kekuatan M 3,9, Terasa hingga ke Bogor dan Depok
Ketika ditanya terkait wilayah terdampak, Jalal menegaskan ada dua kecamatan yang paling merasakan dampaknya.
“Pamijahan sama Leuwiliang,” ungkapnya.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Bogor bersama Dinas Sosial tengah menyiapkan bantuan untuk warga terdampak.
Baca Juga: Kepala Desa Purasari Benarkan Instruksi Warga Dirikan Tenda Darurat Antisipasi Gempa
“Bantuan Dinsos kan itu, lagi persiapan Dinsos,” jelas Jalal.
Hingga saat ini, BPBD masih terus memantau perkembangan situasi sekaligus melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan mendesak warga yang terdampak gempa dapat segera dipenuhi.
Comment