"Kami ucapkan terima kasih kepada Wakil Rektor, Dekan, dan seluruh civitas akademika IPB. Kolaborasi ini luar biasa. IPB adalah kampus pertanian tertua dan memiliki kontribusi monumental, salah satunya merilis varietas padi IPB 3S sepuluh tahun lalu. Itu pencapaian besar yang memberi manfaat langsung bagi petani," ujar Amran.
Dekan Faperta IPB, Suryo Wiyono, menegaskan perayaan ini menjadi momen refleksi lahirnya Fakultas Pertanian 85 tahun yang lalu sekaligus penguatan kontribusi fakultas terhadap pembangunan nasional.
"Fakultas Pertanian IPB mempunyai banyak inovasi teknologi dan kelembagaan seperti, 15 varietas padi, 105 varietas tanaman lain, pemupukan presisi, mikroba untuk atasi penyakit dan kekeringan, kampung inovasi, dan rumah belajar petani. Penerapan inovasi dalam skala masif akan berdampak besar terhadap produksi pangan dan kesejahteraan petani," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga: IPB University Kembangkan Biobank dan ART untuk Lindungi Badak Jawa dan Sumatra dari Kepunahan
Untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperlukan suplai bahan makanan yang memenuhi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Kondisi demikian bisa dipenuhi dengan penerapan teknologi secara masif dan dalam pertanian terorganisir (Organized Agriculture).
Rektor IPB, Arif Satria, mendorong peran faperta yang lebih besar dan maju di masa depan juga menghasilkan karya-karya yang dibutuhkan dalam dunia pertanian serta lulusan yang bisa memimpin perubahan di masa depan.
Comment