Jumlah penduduk yang mencapai 6 juta jiwa, bahkan lebih banyak dari 25 provinsi di Indonesia, ditambah tingginya risiko bencana, disebut berpotensi memunculkan kembali warga miskin baru.
“Kami terus berupaya agar Kabupaten Bogor yang merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia bisa mengentaskan kemiskinan bersama-sama. Untuk itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan stakeholder lainnya terus diperkuat agar penanganan kemiskinan efektif dan menyeluruh,” pungkasnya.
Baca Juga: Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Barat, Pemkab Bogor Kaji Rencana Jalur KRL ke Jasinga
Pernyataan ini sekaligus menjadi respon resmi Pemkab Bogor terhadap sorotan Kementerian PKP, terutama terkait data penduduk miskin terbesar yang sebelumnya disampaikan dalam forum nasional.
Comment