KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kualitas pembangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, usai ambruknya atap plafon sekolah, pada Rabu (10/9/2025).
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Dedi Mulyadi menilai, berdasarkan informasi yang diterima pembangunan SMKN 1 Cileungsi dilakukan pada tahun 2016 dan diduga kualitasnya tidak sesuai standar.
Baca Juga: Gubernur Jabar Instruksikan Pembangunan Ruang Kelas Baru Pasca Ambruknya SMKN 1 Cileungsi
"SMKN 1 Cileungsi dibangun berdasarkan informasi yang saya terima tahun 2016, dipastikan kualitas pembangunannya buruk kalau sampai atapnya roboh,” ungkap Dedi Mulyadi.
Untuk memastikan hal tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan, telah meminta Inspektorat Jawa Barat melakukan pemeriksaan terkait pihak yang bertanggung jawab dalam proyek pembangunan sekolah tersebut.
“Saya juga sudah meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan dulu siapa yang membangunnya, karena setiap orang harus bertanggung jawab terhadap hal yang dia lakukan,” tegas Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Tinjau Kondisi SMKN 1 Cileungsi, Bupati Rudy Susmanto Tegaskan Penanganan Korban dan Trauma Healing
Dedi Mulyadi menekankan bahwa pendidikan adalah sektor yang menjadi prioritas dalam kepemimpinannya. Olehkarena itu, keamanan dan kualitas sarana belajar harus benar terjamin.
“Dunia pendidikan adalah dunia prioritas dalam kerangka kerja kepemimpinan saya hari ini,” tandas Dedi Mulyadi.
Comment