BOGOR, CEKLISSATU - Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun anggaran 2025.
Catatan tersebut mulai dari serapan anggaran yang hampir maksimal hingga capaian indeks kinerja yang melampaui target, disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 18/12/ 2025.
Bendahara Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Fauziah, mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran pada tahun 2025 mencapai 99,69 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp2,428 miliar.
“Estimasi penyerapan anggaran di Bagian Hukum dan HAM tahun anggaran 2025 ini sebesar 99,69 persen dari total anggaran Bagian Hukum itu sebesar 2,428 miliar,” ujar Fauziah
Sementara itu, Subkoordinator Bantuan Hukum dan HAM, Yulia Anita, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat atas kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan program bantuan hukum dan HAM di Kota Bogor.
“Keberhasilan ini tidak serta merta dari kekuatan Bagian Hukum saja, tetapi karena kerja sama perangkat daerah dan seluruh stakeholder yang ada di Pemerintah Kota Bogor,” kata Yulia. Ia juga berharap adanya perbaikan kinerja di tahun 2026 mendatang.
Dari sisi reformasi hukum, Koordinator Fasilitasi Perancangan Produk Hukum Daerah, Roni Ismail, menyampaikan bahwa Bagian Hukum dan HAM berhasil meraih nilai Indeks Reformasi Hukum sebesar 99,08 persen.
“Alhamdulillah, Bagian Hukum telah memperoleh kinerja yang sangat memuaskan dari Indeks Reformasi Hukum dengan nilai 99,08 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut akan dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui berbagai inovasi, salah satunya pengembangan Sistem Informasi Produk Hukum Daerah (SIPROHDA).
“Melalui SIPROHDA, proses pembentukan produk hukum daerah mulai dari perencanaan hingga penandatanganan dilakukan melalui sistem, sehingga produk hukum yang dihasilkan lebih berkualitas dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Roni.
Inovasi lain juga diperkenalkan oleh Koordinator Evaluasi Dokumentasi dan Informasi Hukum, Nunik Wulandari. Ia mengumumkan peluncuran identitas baru Bagian Hukum Kota Bogor.
“Bagian Hukum Kota Bogor memiliki inovasi baru yaitu ‘GINTA’ atau Gincu Cinta, yang merupakan logo baru dari Bagian Hukum Kota Bogor,” ungkap Nunik.
Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, menyampaikan bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan capaian kinerja yang melampaui target.
“Untuk Index Intermediate Outcome, apa yang kami hasilkan sudah mencapai 300 persen dari kinerja yang menjadi target pada tahun 2025,” tegas Alma.
Ia juga menyampaikan bahwa budaya kerja ‘SPIRIT’ yang sebelumnya diterapkan di Bagian Hukum kini telah menjadi budaya kerja di lingkungan Sekretariat Daerah. Ke depan, Bagian Hukum dan HAM akan mengusung budaya kerja baru bertajuk ‘CERAH’, singkatan dari Cepat, Efektif, Rasional, Adaptif, dan Humanis.
Baca Juga: Asdepsi Dukung Rekomendasi Kebijakan ADPSI, Terapkan Efisiensi Anggaran
“Ini menjadi mindset kami untuk meningkatkan kinerja dan semoga dapat menjadi inspirasi,” katanya.
Alma turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, para asisten, pimpinan perangkat daerah, hingga camat dan lurah atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan komitmen Bagian Hukum dan HAM untuk terus mendukung visi dan misi “Bogor Berlari dan Bogor Maju”.
Comment