“Saya dengan pihak SPPG ke rumah sakit, terutama ke RS Melania. Saya minta bantuan fasilitasi, dan menurut pihak SPPG mereka bertanggung jawab terhadap biaya pengobatannya ” ujarnya.
Terkait dugaan penyebab keracunan yang diduga berasal dari produk MBG, Irman meminta pihak SPPG menghentikan sementara distribusinya.
“Yang jelas, untuk hari kemarin distop. Memang hari ini Sabtu tidak ada kegiatan apapun. Untuk tindak lanjutnya kita lihat nanti karena memang di luar kewenangan saya juga. Sampling makanan sudah dibawa ke Labkesda, katanya butuh dua sampai tiga hari,” jelasnya.
Baca Juga: Banyak Dapur SPPG Tak Bersertifikat, Jenal Mutaqin Tegaskan Itu Sudah Jadi SOP
Ia juga mengimbau agar pihak SPPG segera menyelesaikan Sertifikat Laik Higienis.
“Untuk SPPG, saya mohon selain SOP yang harus dilakukan, seperti yang Pak Wali sampaikan, bahwa Sertifikat Laik Higienisnya harus segera selesai dulu,” tegas Irman.
Di akhir pernyataannya, Irman meminta masyarakat untuk tetap tenang.
“Warga masyarakat agar tetap tenang, terutama yang punya anak di sekolah. MBG di tempat lain masih tetap berjalan, kami di kecamatan beserta forkopimcam tetap memonitor terkait berjalannya SPPG tersebut,” tutupnya.
Comment