BOGOR, CEKLISSATU.COM - Warga Kota Bogor mengeluhkan kerusakan fasilitas publik berupa pembatas jalan di jalur Underpass Batutulis, tepatnya di sepanjang aliran Sungai Cisadane.
Sejumlah besi pembatas dilaporkan hilang dan bagian tembok terlihat rusak, sehingga memicu sorotan terhadap kualitas pengerjaan proyek sekaligus peran Pemerintah Kota Bogor dalam pengawasan dan pemeliharaan fasilitas publik tersebut.
Terlihat dalam video kiriman Ramdani, warga Pamoyanan Sari, Batutulis, sejumlah besi hilang, serta bagian tembok underpass Batultilis
sudah rusak di beberapa bagian.
Warga dalam video, Ramdani mempertanyakan hal tersebut, padahal ini merupakan ruang publik yang seharusnya dijaga oleh semua pengguna jalan.
Dikutip dalam video, warga tersebut sangat menyesali kelakuan “Rayap Besi” ini, seharusnya menjaga area yang diperuntukkan untuk keselamatan masyarakat ini bukan merusak atau mencurinya.
“Masa iyeu besina pada hilang kiyeu, aduh iyeu Pak RT pak RW na yeuh, kumaha Pa RW dilaporkan Pa RW, huhh rayap besi yakin iyeuh mah, kalakuan rayap besi, tuh fasilitas pejalan kaki area Batutulis pada ruksak , Pa Dedi Pa Dedi Tolong yeuh (Masa ini besinya pada hilang, pak RT/RW segera dilaporkan kerusakan ini, ini yakin kelakuan “Rayap Besi” ini fasilitas pejalan kaki pada rusak, Pak Dedi Pak Dedi tolong ini)," ucapnya.
"Saya sebagai pengguna jalan berharap fasilitas public ini segera diperbaiki," lanjutnya.
Pantauan ceklissatu.com, Minggu (28/12/2025) di lokasi, sangat kuat kerusakan itu diduga pengerjaannya pun dikerjakan dengan asal-asalan.
Selain itu tampak jelas pada material besi pipa pembatas itu digunakan menggunakan besi-besi pipa bekas.
Hingga berita ini ditayangkan dinas terkait belum memberikan keterangan resmi perihal kerusakan tersebut.
Comment