BOGOR, CEKLISSATU – Festival musik dari Rumah Kreatif Penghuni Kolong (RKPK) turut memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.

19 band dari musisi jalanan mengikuti festival musik untuk meriahkan HJB ke-543, yang diselenggarakan di Taman Ekspresi Kota Bogor beberapa waktu lalu.

Ketua pantia, Ervan mengatakan, festival musik tersebut merupakan upaya memperjuangkan ruang yang lebih layak bagi musisi jalanan di Kota Bogor.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Sebut Festival Musik Nuansa Islam Beri Warna Baru Bagi Kabupaten Bogor

“Mungkin ini tindak lanjut dari audisi musisi jalanan bersama Wakil Wali Kota Bogor yang belum terealisasi secara penuh. Kami ingin mengubah citra negatif yang selama ini melekat pada musisi jalanan,” kata Ervan.

“Dengan kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa berkarya secara positif,” tambahnya.

Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan tersebut, dinas terkait dapat lebih memperhatikan dan memberi pendampingan agar para musisi jalanan bisa terus berkembang.

Baca Juga: Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemkab Bogor Gelar Festival Musik Amphitheater di Taman Budaya

“Para musisi jalanan ternyata punya talenta yang luar biasa! Sudah saatnya kita hilangkan stigma negatif terhadap mereka. Justru mereka bisa menjadi mitra penting bagi pengembangan sektor pariwisata dan budaya di Kota Bogor,” ujarnya.

Festival musik dalam rangka tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum penting untuk mengangkat harkat dan martabat para musisi jalanan sebagai bagian dari komunitas seni yang patut di perhitungkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Ice Pujiati yang hadir pada kesempatan kali ini menyampaikan bahwa festival musik yang menjadi rangkaian HJB ke 543 yang merupakan program Pemkot Bogor yang ingin mengangkat potensi para musisi jalanan.

Baca Juga: Lagi, Kemeriahan Konser Musik Dipadukan Wisata Edukasi di Sunset di Kebun Raya Bogor

“Para musisi jalanan ini memiliki potensi talenta dan potensi yang harus kita kembangkan,” katanya.