BOGOR, CEKLISSATU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bogor selama tahun 2022 sejak Januari hingga November tercatat ada 1.428 warga terserang DBD, hal itu mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Bahkan delapan orang dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti & Aedes albopictus betina itu.
Sekretaris Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan bahwa meski begitu, dari jumlah warga terjangkit DBD ini sudah ada beberapa yang berangsur membaik dan sembuh.
Adapun rincian kemunculan 1.428 kasus DBD berdasarkan catatan yang dikeluarkan Dinkes Kota Bogor diantaranya pada bulan Januari ada 129 kasus, Februari 75 kasus, Maret 155 kasus, April 151 kasus.
Baca Juga : Ribuan Anggota TNI-Polri Bersihkan Puing Rumah Korban Gempa Cianjur
Lalu, Mei kasus 116, Juni 135 kasus, Juli 135 kasus, Agustus 115 kasus, September 136 kasus, Oktober 132 kasus serta November 149 kasus.
Sedangkan, untuk delapan kasus meninggal dunia terjadi pada periode Mei 1 kasus, Juni 1 kasus, Juli 1 kasus, Agustus 1 kasus, September 2 kasus, Oktober 1 kasus serta November 1 kasus.
Sebelumnya diberitakan, terdapat sebanyak 13 warga di RW 06, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit (RS) terdekat lantaran terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Informasi dihimpun CeklisSatu.com pada Kamis, 8 Desember 2022, penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti & Aedes albopictus betina itu, sudah menyerang warga sejak akhir Oktober hingga awal Desember 2022, bahkan korbannya sudah berjumlah 13 orang meliputi usia balita, anak-anak hingga dewasa.
Comment