BANDUNG, CEKLISSATU.COM – Kabar duka datang dari Bandung Zoo setelah dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara dilaporkan mati.
Kedua satwa langka di Bandung Zoo tersebut diketahui masih berusia sekitar 8 bulan.
Peristiwa matinya harimau Benggala di Bandung Zoo itu pun viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.
Baca Juga: Bandung Zoo Disegel Tiga Bulan, Wali Kota Farhan: Negara Ambil Alih Pengelolaan Transisi
Kematian Huru dan Hara diduga berkaitan dengan infeksi virus panleukopenia, yakni virus yang menyerang sel darah putih dan jaringan usus.
Dugaan sementara menyebutkan virus tersebut berasal dari induknya. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku, sangat prihatin atas kejadian tersebut, dan menyebut, sebelumnya kondisi kedua anak harimau sempat membaik selama tiga hari.
Baca Juga: Bandung Zoo Disegel Satpol PP, Pengunjung Terpaksa Pulang
Namun pada Kamis (26/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, kondisi keduanya tiba-tiba memburuk hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.
“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari BKSDA untuk memastikan penyebab kematian,” kata Farhan, Kamis (26/3/2026).
Sementara itu, kondisi harimau dewasa di Bandung Zoo dilaporkan masih stabil dan berada dalam pemantauan ketat.
Baca Juga: Pengelola Bandung Zoo Gugat Walikota Bandung ke Pengadilan Negeri
Pemerintah Kota Bandung juga menegaskan akan meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang, khususnya dalam penerapan sistem biosekuriti di lingkungan kebun binatang.
Kasus matinya hewan langka di Bandung Zoo itu menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat menjadi evaluasi bagi pengelolaan satwa, terutama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan hewan-hewan langka yang dilindungi.