Menurutnya, kemampuan bahasa asing ini menjadi nilai tambah bagi lulusan sekolah tersebut dalam menghadapi dunia kerja.
"Saya langsung meninjau SMK 3 ini pembelajarannya seperti apa, lalu kurikulumnya, dan juga tadi saya kaget ternyata di sini juga belajar dua bahasa, tiga bahasa selain bahasa Inggris, belajar juga bahasa Jerman dan juga bahasa Jepang," tambahnya.
Zita Anjani menegaskan pentingnya kolaborasi antara lulusan SMK dengan sektor pariwisata di Indonesia.
Ia menyoroti potensi desa wisata sebagai peluang bagi lulusan jurusan Pariwisata untuk berkembang, tidak hanya di hotel berbintang lima, tetapi juga di destinasi wisata lokal.
Baca Juga: Ahli Waris Anggota DMI Kota Bogor Terima Manfaat Program Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan
Menurutnya, sinergi antara sekolah kejuruan dan dunia industri sangat penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja pariwisata di Indonesia.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi siswa SMKN 3 Bogor untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Comment