BOGOR, CEKLISSATU - Program literasi BUKULANDARA yang diinisiasi oleh Desamind Chapter Bogor resmi ditutup pada Sabtu (11/1/2025) di SMP Al Muttaqien, Jl. Raya Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Program literasi BUKULANDARA itu berlangsung sejak Oktober 2024 yang bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa-siswi kelas 7 hingga 9 di kawasan Cijayanti. 

Penutupan program literasi BUKULANDARA  ditandai dengan sesi pengenalan profesi, yang menghadirkan berbagai narasumber.

Baca Juga: Sekda Ajat Rochmat Ajak ASN Kabupaten Bogor Tingkatkan Literasi Melalui Program Selasa Membaca

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah edukasi pelestarian Banteng Jawa yang dilaksanakan bekerja sama dengan Taman Safari Indonesia. 

Ketua Program literasi BUKULANDARA Ega Widya Handayani berharap, kegiatan tersebut dapat menanamkan semangat literasi yang kuat di kalangan siswa, karena mereka adalah penerus bangsa.

Sementara itu, Founder Desamind Indonesia Hardika Dwi Hermawan mengapresiasi antusiasme para siswa dan dedikasi seluruh tim pelaksana. 

Baca Juga: Diskusi Bareng Pengurus PWI Jaya, Kepala KSOP Tanjung Priok: Kita Kuatkan Kemitraan

"Melalui program literasi BUKULANDARA, kami ingin menciptakan ruang bagi siswa untuk lebih mencintai membaca dan menulis. Literasi adalah kunci kemajuan bangsa. Semoga semangat ini terus berlanjut di masa depan," kata Hardika. 

Dengan berakhirnya program literasi BUKULANDARA, Desamind berharap literasi di kalangan pelajar semakin meningkat.

“Ke depan, berbagai inisiatif serupa direncanakan untuk terus memperluas dampak positif di bidang pendidikan,” tutup dia.