JAKARTA, CEKLISSATU - Sekolah Rakyat bakal melakukan pemetaan calon siswa berbasis kecerdasan buatan, sebagai salah satu instrumen penyelenggaraan pendidikannya.
Ketua Tim Formatur Sekolah rakyat, Prof M. Nuh mengatakan, dengan penerapan kecerdasan buatan dalam melakukan pemetaan potensi siswa, maka akan lebih muda mengetahui keunggulan spesifik setiap siswa.
Menurutnya, setiap ciptaan Tuhan tak ada yang percuma dan pasti ada keunggulannya.
"Masa lalu jarang atau susah sekali untuk mengetahui keunggulan pesifik tiap anak," kata dikutip dari keterangannya, Rabu (2/7/2025).
Baca Juga: Dukung Sekolah Rakyat, Fahira Idris Sampaikan 4 Catatan dan Rekomendasi
Prof. Nuh mengatakan, meski di dalam kelas para siswa menerima pelajaran yang sama, padahal masing-masing memiliki karakteristik.
"Selama ini untuk mengetahui karakteristik anak membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit," ujarnya.
Saat ini, tambahnya, Ary Ginanjar sudah menyiapkan alat untuk memetakan karakteristik dan potensi anak di Sekolah Rakyat.
"Dalam Waktu singkat, cost eficiency-nya bagus, dampaknya luar biasa," katanya.
Ia memastikan tiap anak Sekolah Rakyat akan dipetakan potensi dan talentanya. Sehingga, pengarahannya akan lebih tepat.
Baca Juga: Beri Pendidikan Gratis, Pemkab Siapkan 127 Kuota untuk Sekolah Rakyat
"Saya akan beri ilustrasi, sapi kaya apapun, meskipun dia angkat beban 1000 kilo bisa, disuruh terbang dia minta ampun. Burung pipit dikasih beban minta ampun, disuruh terbang dia berangkat," katanya.
Comment