BANDUNG, CEKLISSATU – S Fathya Salsabila Lubis, mahasiswa Universitas Djuanda (Unida) Bogor berhasil meraih gelar atribut Best Social Media dalam ajang Pemilihan Putra Putri Pendidikan Jawa Barat 2025.
Mahasiswi jurusan administrasi publik Unida itu juga sekaligus mewakili Kabupaten Sukabumi di ajang tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi Fathya dalam menyajikan konten edukatif dan inspiratif.
Baca Juga: FISIP Unida Promosikan Pendidikan ke Pemerintahan Kota Bogor
Sebagai finalis, Fathya yang juga akrif beroganisasi di Unida Bogor itu, aktif dalam mempromosikan ciri khas daerahnya, termasuk wisata alam, kuliner, dan budaya lokal.
Selain itu, ia juga telah menyiapkan advokasi yang akan diimplementasikan dalam masyarakat sebagai bagian dari dedikasi para duta pendidikan di daerah masing-masing.
“Gelar Best Social Media ini menjadi bukti bahwa konten edukatif dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujar Fathya kepada Ceklissatu.com, Senin 17 Februari 2025.
Baca Juga: Wakil Dekan FISIP Unida Jadi Dosen Tamu di Malaysia
Dalam proses persiapannya, Fathya menekankan pentingnya aspek finansial, mental, fisik, wawasan, serta dukungan dari sponsorship dan media kerja sama.
Strateginya dalam mengelola media sosial dan menyajikan konten yang menarik menjadi faktor utama keberhasilannya dalam memenangkan penghargaan itu.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana bagi para peserta untuk mengasah potensi diri, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta memperkuat karakter kepemimpinan.
Dengan pencapaian itu, Fathya berharap dapat terus berkontribusi dalam dunia pendidikan melalui platform digitalnya.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP Universitas Djuanda Raih Juara 1 di Kejuaraan Pencak Silat Internasional
Perjalanan inspiratif Fathya dan para finalis lainnya dalam Pemilihan Putra Putri Pendidikan Jawa Barat 2025 menjadi bukti bahwa generasi muda dapat berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Untuk diketahui, Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Paguyuban Putra Putri Pendidikan Jawa Barat dan Yayasan Pemuda Prestasi Indonesia.
Comment