Sejalan dengan itu, Rumaisha melihat kesempatan ini untuk memperkaya pengetahuan sekaligus mengasah keterampilannya. Rumaisha berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia melalui wawasan dan pengalaman yang diperoleh di LUMC.
Terakhir, Muhammad Rafly Atthariq memilih topik cellular therapies sebagai fokus studinya di LUMC.
Baca Juga: UI-Palestine Center Siap Jadi Ruang Advokasi Kemerdekaan Palestina
Dia berharap dapat membawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk memahami mekanisme imunologi dan pemanfaatan sel punca dalam terapi regeneratif, serta mengaplikasikannya untuk pengembangan perawatan yang lebih aman dan efektif bagi pasien dengan penyakit hematologi, kanker, dan gangguan autoimun.
Dekan FK UI, Prof. Ari Fahrial Syam menyampaikan selamat dan sukses kepada para mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa tersebut.
“Kesempatan belajar di LUMC ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperluas wawasan akademik, tetapi juga untuk membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang kelak dapat dikembangkan di Indonesia," terangnya.
Baca Juga: IPB University Kembangkan Biobank dan ART untuk Lindungi Badak Jawa dan Sumatra dari Kepunahan
"Selain itu, partisipasi mahasiswa FKUI di LUMC menjadi wujud nyata langkah internasionalisasi Universitas Indonesia dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global,” pungkas Prof. Ari.
Comment