Program pemberdayaan berfokus pada peningkatan daya saing produk lokal yang diikuti oleh 50 peserta dari pelaku UMKM, warga lokal, serta perwakilan komunitas masyarakat.
Program ini dijalankan oleh Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Biologi FMIPA UI yang diketuai oleh Dr. Retno Lestari, dengan anggota, yaitu Fajar Reza Budiman, Windya Fajira, Amelia Said, dan Hedza Fadli Robbina.
Baca Juga: IPB University Kembangkan Biobank dan ART untuk Lindungi Badak Jawa dan Sumatra dari Kepunahan
Menurut Dr. Retno, Entikong merupakan wilayah strategis karena menjadi salah satu pintu utama perdagangan lintas negara. Tim Pengabdi memberikan pelatihan agar pelaku UMKM di Entikong mampu memasarkan produknya secara online.
Pelatihan yang diberikan mencakup lokakarya pengemasan produk, pelatihan pemasaran digital, manajemen keuangan, hingga sosialisasi terkait legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

“Untuk bersaing di pasar nasional, produk lokal Entikong harus didukung dengan pengemasan yang menarik, strategi pemasaran yang tepat, pencatatan keuangan yang rapi, serta legalitas yang jelas,” ujar Dr. Retno dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Studium Generale PKKMB dan Makrab Jadi Pembuka Perkuliahan STIE Hidayatullah Tahun 2025
Selain pemaparan materi, peserta mengikuti sesi praktik pembuatan branding produk, desain logo sederhana, label kemasan, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Para pelaku usaha dibekali kemampuan menyusun pembukuan kas sederhana untuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha.
Comment