Sementara itu, Abdul Karim, S.Kom., MTI., membahas secara teknis mengenai mekanisme terbaru dalam sistem SINTA 2025, termasuk tips pengisian data, integrasi dengan sistem lain seperti Google Scholar dan Scopus, serta pembaruan fitur-fitur yang relevan untuk dosen dan institusi.

Webinar yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang aktif antara peserta dan narasumber. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi para dosen untuk memahami arah kebijakan terbaru terkait riset dan pengembangan akademik, sekaligus memperkuat jejaring antar anggota FKD secara nasional.

Melalui kegiatan ini, FKD Sumatera Utara berharap seluruh dosen dapat lebih siap dalam menghadapi proses seleksi hibah tahun 2026, serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas riset dan publikasi di Indonesia.