BANDUNG, CEKLISSATU – Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Dosen (DPP FKD) menghadiri kegiatan Tabligh Akbar sebagai bentuk komitmen dalam penguatan nilai ke-Islam-an dan kebangsaan di lingkungan akademik, yang diselenggarakan oleh STAI Siliwangi Bandung dengan mengusung tema “Peran Kampus dalam Menebar Islam Rahmatan Lil ‘Alamin” di Aula Abdjan Sulaeman, Selasa (3/2/2026), dan menghadirkan penceramah nasional Ustadz Muhammad Nur Maulana.
Tabligh Akbar tersebut dihadiri oleh civitas akademika STAI Siliwangi Bandung, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi, Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, serta unsur Forkopimda Kota Cimahi. Sejumlah pengurus DPP FKD turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran perguruan tinggi dalam dakwah yang moderat dan inklusif.
Baca Juga: Forum Komunikasi Dosen (FKD) Bali Hadiri Undangan HIPPI Bali dalam Acara “Karya untuk Ibu”
Dalam ceramahnya, Ustadz Maulana menekankan pentingnya kampus sebagai ruang dakwah intelektual yang menyejukkan, mampu merangkul perbedaan, serta relevan dengan dinamika sosial masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi berilmu yang berakhlak dan berkontribusi bagi persatuan umat dan bangsa.
Ketua STAI Siliwangi Bandung, Dr. Clara Vidhia, S.T., M.T., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kerja Sama dan Pengabdian Masyarakat DPP FKD, menyampaikan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan. “Islam rahmatan lil ‘alamin harus dibumikan melalui pendidikan, keteladanan, dan pengabdian kepada masyarakat. Tabligh Akbar ini menjadi bagian dari ikhtiar kampus untuk menghadirkan dakwah akademik yang damai, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP FKD Raden Minda Kusumah, S.E., M.M., yang hadir bersama Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan DPP FKD Dr. H. Itto Turyandi, serta Ketua Advokat FKD Dr. H. Asep Suryadi, S.H., M.H., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dosen merupakan kunci dalam membangun narasi keislaman yang rasional, berkeadaban, dan mampu menjawab tantangan zaman. “Islam rahmatan lil ‘alamin tidak cukup berhenti pada wacana. Ia harus tercermin dalam praktik tridarma perguruan tinggi, khususnya pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kampus harus menjadi agen perubahan sosial,” tegasnya.
Kegiatan Tabligh Akbar ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah, meningkatkan kesadaran keagamaan yang moderat, serta memperkuat komitmen bersama antara STAI Siliwangi Bandung dan DPP FKD dalam membangun peradaban pendidikan yang berlandaskan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Comment