MYANMAR, CEKLISSATU - Timnas U22 Indonesia sukses mencuri angka penuh di Piala AFF 2024 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Myanmar pada laga pembuka Grup B di Stadion Thuwunna, Yangon, Senin (9/12/2024) malam.
Gol tunggal Indonesia tercipta melalui insiden gol bunuh diri kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung, di babak kedua.
Timnas merah putih dengan mayoritas pemain muda yang minim pengalaman, membuat tim asuhan Shin Tae-yong kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama. Myanmar bahkan lebih dominan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-13, pergerakan Marselino Ferdinan mampu menembus sayap kiri. Kemudian, dia mengangkat umpan silang ke kotak penalti Myanmar yang langsung disambut sundulan Hokky Caraka. Sayang, tandukan striker PSS Sleman itu masih bisa diamankan kiper Myanmar Zin Nyi Nyi Aung.
Giliran Myanmar yang berhasil mengancam gawang Indonesia. Lewat sebuah serangan balik cepat, tuan rumah mendapat peluang. Striker Thiha Zaw melepaskan tembakan keras ke mulut gawang Indonesia. Beruntung, kiper Cahya Supriadi masih bisa membloknya.
Pada menit ke-20, sebuah kesalahan Zanadin Fariz membuat Myanmar kembali mampu melancarkan serangan cepat. Kemudian, Aung Kaung Mann melepaskan tembakan yang masih digagalkan Cahya Supriadi.
Pada menit ke-33, peluang untuk Indonesia kembali hadir. Sepak pojok Pratama Arhan langsung disambar tandukan Muhammad Ferrari. Sayang, arah bola masih melebar.
Sering tertekan, Myanmar merespons dengan balik menyerang. Tuan rumah mendapatkan peluang pada menit ke-35 melalui tendangan keras Zaw Win Thein dari luar kotak penalti. Namun, bola masih membentur mistar gawang Indonesia.
Myanmar kembali melepaskan tembakan pada menit ke-41 melalui Nanda Kyaw. Beruntung, tendangan yang mengarah ke gawang itu mendarat mulus di pelukan Cahya Supriadi.
Jelang turun minum, Indonesia melancarkan serangan cepat dari sisi kiri. Kemudian, bola berhasil digiring Marselino Ferdinan memasuki area pertahanan lawan. Dari jarak jauh, gelandang Oxford United itu melepaskan tembakan keras. Namun, bola melayang jauh ke udara. Hingga babak pertama berakhir belum ada gol tercipta. Skor masih 0-0.
Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong memasukkan tiga pemain berpengalaman seperti Rafael Struick, Asnawi Mangkualam dan Victor Dethan. Kehadiran mereka membawa perubahan signifikan pada permainan. Indonesia mulai menguasai bola dan menciptakan peluang emas.
Indonesia nyaris membuka skor pada menit ke-65. Dari sayap kiri, Rafael Struick mampu merangsek ke tengah sebelum mendorong bola kepada Arkhan Fikri. Sayang, tendangannya masih bisa diblok lawan.
Giliran Myanmar lima menit kemudian menebar ancaman. Sang kapten Maung Maung Lwin memberi umpan terobosan kepada Ye Yint Aung. Untungnya masih ada Kadek Arel yang melakukan tekel bersih untuk mengagalkan peluang tersebut.
Indonesia berhasil menjebol gawang Myanmar pada menit ke-76. Berawal dari lemparan jarak jauh Pratama Arhan yang membuat pertahanan lawan kalang kabut. Kemudian, Asnawi menyambar bola dengan tendangan kaki kanannya yang menembus gawang tuan rumah.Kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung berusaha untuk menghalau tapi sayang bola masuk ke gawangnya.
Myanmar berusaha tampil lebih menekan. Namun, hingga akhir laga tak ada gol lagi tercipta.
Comment